Kisah  

Ibu Maryati (61) Petugas Kebersihan Perempuan Pertama di Kota Baturaja dan Selama 25 Tahun Masih Tetap Setia Mengabdi

Ibu Maryati (61) Petugas Kebersihan Perempuan Pertama Di Kota Baturaja Dan Selama 25 Tahun Masih Tetap Setia Mengabdi

Liputan4.com.sumatera selatan – Baturaja, Kebersihan dan keindahan kota Baturaja yang pernah mendapat predikat Kota Adipura karena kebersihannya, tak luput dari peran para petugas kebersihan atau lebih dikenalnya dengan sebutan pasukan kuning. Dari jasa petugas sopir pengangkut sampah, kenek pengangkut sampah juga para petugas penyapu penyapu jalanan yang tersebar di segala penjuru yang ada di kota Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu ( OKU ) Sumatera Selatan. Tak dapat dipungkiri berkat jasa jasa mereka para petugas penyapu jalanan kota Baturaja memperoleh penghargaan Adipura simbol dari penilaian kota yang bersih dan indah. Bahkan Pemerintah membangun Monumen Adipura di kota Baturaja sebagai bentuk kebanggan masyarakat OKU atas penghargaan tersebut.

Berkat dari jasa dan loyalitas para petugas kebersihan yang ada di kota Baturaja kondisi kebersihan kota selalu terjaga dan keindahan kota tetap terawat, salah satunya kiprah dari para petugas penyapu penyapu jalanan. Ibu Maryati ( 61 ) salah satu petugas kebersihan yang setiap harinya bertugas menyapu jalanan selama 4 jam diwaktu pagi dan siang dibawah naungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU ( DLH OKU ). Saat dalam perjalanan pulang dengan berjalan kaki awak media Liputan4.com mencoba menghampiri untuk berbincang sekitar pukul 17.00 Wib pada hari Minggu, ( 13/06/2021 )


Saat dihampiri Ibu Maryati yang berusia 61 tahun yang telah 25 tahun bekerja sebagai penyapu jalanan sejak tahun 1996 yang beralamat di kelurahan Saung Naga sempat kaget dan bertanya, apakah bapak adalah petugas pengawas kebersihan yang baru ya ? ujarnya. Saya dari media Liputan4 com boleh minta waktu bincang bincang sebentar bu? boleh ucapnya.

Saat dibincangi sudah berapa lama ibu bekerja sebagai petugas kebersihan ? ” Saya sudah 25 tahun bekerja menjadi petugas kebersihan di kota Baturaja ini, mulai sejak tahun 1996. Waktu itu baru saya salah satu perempuan yang menjadi petugas kebersihan sebagai penyapu jalanan. Seiring dengan waktu akhirnya banyak juga dari kalangan perempuan yang menjadi petugas kebersihan dan ikut bergabung pada dinas kebersihan ini,”kenang Ibu Maryati.

Selain itu kata ibu Maryati, untuk jam kerja pagi dimulai jam 08.00 wib dan siang jam 15.00 wib semuanya bekerja selama 2 jam berarti sehari menyapu selama 4 jam setiap harinya. Biasanya saya menuju ketempat lokasi saya bekerja dengan berjalan kaki dari rumah, karena akhir akhir ini kaki saya selalu sakit terkadang saya mengunakan jasa ojek, keluhnya.

Masalah upah atau gaji yang diterima Alhamdulilah diterima saja, meski ada kekurangan saya tetap bersyukur, habis mau kerja apalagi, kalau pun ada yang memperhatikan dan akan memberi tambahan atau hadiah kepada kami para petugas penyapu jalanan ini, kami ucapkan banyak terima kasih yang sebesar besarnya, imbuhnya