News  

Hotel Horison Disiapkan Sebagai Karantina Para Medis

Hotel Horison Disiapkan Sebagai Karantina Para Medis

Baturaja.Kamis 30 April 2020.Liputan 4 Com.Kembali Tim Humas Satgas Covid -19 OKU Mengelar Kembali Press Release Update data terkini psrkembanga Covid -19 di Kab OKU.Tim Humas Covid-19 Kab OKU Menyampaikan update data terkini  Bertempat di Pusat Pelayanan Informasi Satgas Covid-19 di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Baturaja
Hotel Horison Disiapkan Sebagai Karantina Para MedisMelalui juru bicara tim Satgas Covid-19 Kab OKU Rozali, SKM memberikan update data satu hari sebelumnya hingga hari ini Kamis, 30 April 2020 sampai pukul 10.00 WIB dengan data sebagai berikut, ODP masih tetap 130 orang, proses pemantauan 13 orang, selesai pemantauan 117 orang, jumlah PDP 6 orang, dan terkonfirmasi positif Covid-19 masih tetap 10 orang.
Pada kesempatan ini disampaikan pula bahwa Bupati OKU selaku Ketua Satgas  Covid-19 Kabupaten OKU telah menginstruksikan
pembentukan regu pemakaman pasien Covid-19 dengan dibuatkan SK Bupati OKU. Sumatera Selatan
Hotel Horison Disiapkan Sebagai Karantina Para MedisHotel Harison disiapkan sebagai karantina bagi paramedis untuk memaksimalkan tugas karena berdekatan dengan hotel baturaja yang dijadikan sebagai isolasi pasien. Gedung Lokalitbang Depkes dan Bandiklat Kabupaten OKU disiapkan sebagai cadangan tempat isolasi pasien terindikasi/susfect Covid-19 untuk mengantisipasi keberadaan pasien di rumah sakit dan Hotel Baturaja penuh.
Selain itu penambahan posko terpadu tepatnya berada di pintu masuk perbatasan OKU yang berada di desa Gunung Meraksa kecamatan Lubuk Batang dan perbatasan dengan Kabupaten Muara Enim didirikan di desa Gunung Meraksa kecamatan Pengandonan.
Satu lagi sudah didirikan posko yang berbatasan dengan Kabupaten OKU Selatan berada di desa Fajar Jaya Kecamatan Lengkiti.

Satgas Covid-19 Kabupaten OKU terus berupaya memberikan edukasi melalui sosialisasi untuk memberikan pemahaman dan himbauan kepada warga masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti anjuran yang sudah di berikan oleh pemerintah, dengan mengikuti langkah-langkah cara pencegahan penyebaran virus Covid-19 sebagai contoh bagi warga masyarakat untuk tetap dirumah jika tidak ada keperluan penting dan menggunakan masker apabila hendak berpergian keluar rumah.karena dengan mengunakan masker setidaknya kita telah mencegah 92 persen Virus untuk tidak masuk ke dalam tubuh kita ( FITRIANI/ AGUS MAULANA  )


[zombify_post]