HMI Usut Dana Hibah KPU Muratara

 

Lubuklinggau, Sumsel – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kota Lubuklinggau, meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) kota Lubuklinggau, mengusut dana hibah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Hal ini diungkapkan saat melakukan aksi didepan kantor Kejari, Jum’at, (14/2), sekitar pukul 10.30 wib.

Dalam orasinya, koordinator aksi, Ganda Pradana meminta pihak Kejari mengaudit dana hibah KPU Muratara senilai 3 Miliar, yang terindikasi banyak penyimpangan.

“Kami ingin tahu kemana lari anggaran tersebut, dan kami meminta konfirmasi kepada Kejari, dan memberi waktu satu minggu, karena ada indikasi kecurangan dalam penggunaan dana tersebut,” katanya.

Sementara, Kasi Intelejen Kejari, Soemarlin Halomoan Ritonga, yang didampingi Kasubsi Ekonomi, Keuangan, Keamanan dan Pembangunan Strategis (EKPPS), Fusthathul Amul Huzni, mengatakan jika pihaknya tidak mempunyai wewenang dalam hal pemeriksaan seperti yang dipinta oleh HMI.

“Audit bukan wewenang Kejari, cuma kami di sini aparat penegak hukum, dan kami menerima laporan. Dan laporan tersebut dilihat apakah ada unsur yang melanggar hukum, kerana data yang ada akan kita telaah dan membentuk tim, dan tim akan menyelidiki, apakah ada tindakan melawan hukum,” tutupnya.

Leave a Reply