Heboh Masyarakat Sidomulyo Viral di TikTok Camat Sidomulyo Itu Hoak

Liputan4 com. Sidomulyo, Lampung Selatan.

Masyarakat di Kecamatan Sidomulyo di hebohkan dengan viralnya video warga Desa Sidowaluyo di jejaring sosial di aplikasi Tiktok.


Vidio yang di unggah oleh akun tiktok @lkf_nusantara (Love Kindness For Nusantara), memperlihatkan keseharian dari bu Misiyem (65), yang telah 20 tahun ditinggal oleh suaminya, serta mengurus anaknya Sukiman (44), dan kakaknya Supi (77), yang tingal di Desa Sidowaluyo
RT/RW 03/05 Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Keduanya memiliki penyakit sejak lahir.

Namun video bu Misiyem yang di unggah bekerja sebagai pembersih makam (kuncen) di Taman Pemakaman Umum (TPU) desa itu tidak dibenarkan, ( Hoak) apalagi yang selalu menggendong anaknya dalam mencari nafkah sehari-hari juga tidak benar. Vidio itupun sejak 1 (satu) hari lalu video sudah ditonton sebanyak 457.6K dan sempat dibagikan sebanyak 1546IKFN.

Atas viralnya warga tersebut, Camat Sidomulyo Erman Suheri, S.E gerak cepat kunjungi kediaman ibu Misiyem untuk mencari kebenaran dari video tersebut. didampingi ketua TP-PKK Kecamatan Sidomulyo Ratnawati, kepala Desa Sidowaluyo Haroni, KUPTD Puskesmas Sidomulyo Bambang Priyanto, beserta staf, Babinsa Desa Sidowaluyo Serka. Wayan Suwitur.

“sayang, informasi yang diberikan oleh akun TikTok tersebut tidak sesuai dengan kenyataannya alias Hoak, dimana di unggahan tersebut dinyatakan ibu Misiyem bekerja sebagai buruh kebun dan merawat kuburan, ternyata tidak sesuai dengan apa yang ada (disetting) bahkan ada bahasa jika keluarganya disebut ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) juga tidak benar,” kata camat, Minggu, 22/01/2023, saat di rumah ibu Musiyem

KULIAH GRATIS BEASISWA

Sementara itu di temui dilokasi yang sama, saat di konfirmasi media liputan4.com, Minggu (22/1) wanita 65 tahun tersebut juga menyatakan, tidak selalu membawa anaknya dalam mencari nafkah.

“Tidak benar mas, kalau dulu waktu kecil ia mas saya bawa kesana kemari, kalau saat ini sudah besar ga mungkin saya bawa terus mas, saya tinggal di rumah jika saya bekerja, jika jadinya akan seperti itu juga saya tidak mau mas,” ucapnya

Diakuinya pula, yang terdapat dalam video tersebut terkait dirinya tidak memiliki uang untuk berobat tidak di benarkan, bahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) miliknya dan anaknya pun hingga kini masih aktif.

Agar di ketahui, ibu Misiyem selalu mendapat bantuan dari pemerintah setempat, bahkan dari informasi yang di peroleh media ini, ibu 2 (dua) anak itu juga masih memiliki beberapa bidang tanah, berupa pekarangan dan persawahan untuk kehidupan sehari-harinya.

Disimpulkan, bahwa video tersebut diduga sengaja di setting agar mendapat perhatian ataupun welas asih dari penonton juga para donatur, namun tidak mempertimbangkan kebenarannya. (**)