PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

HARITA, Berikan 1 Unit Alat PCR dan Seribu Dosis Vaksin Covid 19

Pewarta: Ilham Rusdi Topik: Maluku Utara
  • Bagikan
HARITA, Berikan 1 Unit Alat PCR dan Seribu Dosis Vaksin Covid 19

Labuha- Agustus 2021 – HARITA Nickel, perusahaan pertambangan dan hilirisasi yang beroperasi di Pulau Obi kembali menyerahkan 1 set alat uji usap polymerase chain reaction (PCR) beserta perangkat pendukungnya kepada Pemerintah Daerah Halmahera Selatan (Halsel). Penyerahan dilakukan secara simbolik oleh Direktur Utama Trimegah Bangun Persada, Donald J. Hermanus kepada Bupati Halsel Usman Sidik di ruang kerja Bupati di Labuha, Jum’at (13/8).

Bersamaan dengan pemberian alat PCR, HARITA juga memberikan seribu dosis vaksin covid 19 kepada Pemda Halsel guna meningkatkan vaksinasi di wilayah Halsel. Dukungan pencegahan dan penanganan pandemi covid 19 kali ini dikhususkan untuk wilayah Obi.
“Alat PCR ini rencananya digunakan untuk masyarakat yang ada di Pulau Obi dan akan ditempatkan di rumah sakit di Laiwui. Begitu pula dengan vaksin, juga difokuskan untuk masyarakat Obi. Dengan adanya alat PCR di Obi, masyarakat tidak perlu ke Labuha untuk melakukan uji usap covid 19. Ini sangat membantu dalam percepatan penanganan covid 19,” jelas Donald yang mewakili manajemen HARITA Nickel.

Donald juga menjelaskan, saat ini antusiasme masyarakat dalam melakukan vaksinasi cukup tinggi. Sehingga dukungan seribu vaksin akan menyukseskan program vaksinasi nasional. Donald berharap, dukungan ini dapat mempercepat penanganan pandemi di Maluku Utara, khususnya Halsel.

Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik yang didampingi Sekretaris Daerah Halsel, Maslan Hi Hasan serta Kepala Dinas Kesehatan Halsel, Hasna Muhammad mengucapkan terimakasih atas dukungan dan perhatian HARITA terhadap penanganan dan pencegahan covid 19 di Halsel. Dukungan alat uji usap PCR dan vaksin diharapkan dapat meminimalisir kasus Covid-19 di Pulau Obi.
“Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan HARITA dalam melawan dan mencegah penyebaran covid 19 di Halsel. Baru-baru ini, atas dukungan HARITA juga, listrik di Obi bisa beroperasi 24 jam. Sekarang HARITA menyerahkan alat PCR dan vaksin. Terimakasih tuk HARITA,” ungkap Usman.

Sebelumnya, HARITA juga telah menyerahkan 1 set alat PCR ke Pemda Halsel pada 30 Juli 2020. Selain itu, HARITA juga sempat memberikan 5 unit ventilator, kacamata pelindung, pakaian hazmat, masker, cairan pembersih tangan, tisu antiseptik, alat pengukur suhu tubuh, dan paket peralatan tes cepat (rapid test kit).
Donald mengingatkan, segala dukungan yang diberikan akan percuma jika protokol kesehatan tidak dijalankan. Saat ini, yang terpenting adalah melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin yang tinggi. “Semoga Indonesia cepat terbebas dari pandemi covid 19,” tutup Donald.

Tentang HARITA Nickel
HARITA Nickel merupakan bagian dari HARITA Group yang beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. HARITA Nickel memiliki IUP Pertambangan dan juga pabrik peleburan (smelter) serta pemurnian (refinery) nikel yang terintegrasi di Obi. Komitmen HARITA Nickel dalam hilirisasi sumber daya alam ditunjukkan dengan beroperasinya smelter Megah Surya Pertiwi (MSP) sejak 2016 dengan memanfaatkan potensi nikel yang dikelola oleh Trimegah Bangun Persada (TBP) dan Gane Permai Sentosa (GPS) yang semuanya terletak di Pulau Obi.

Melalui Halmahera Persada Lygend (HPAL), Harita Nickel melakukan pengolahan dan pemurnian nikel dengan teknologi hidrometalurgi High Pressure Acid Leach (HPAL). Teknologi HPAL mampu mengolah nikel kadar rendah yang selama ini tidak diolah menjadi produk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). Dengan proses berikutnya dapat diolah menjadi Nikel Sulfat (NiSO4) dan Kobalt Sulfat (CoSO4) yang merupakan bahan baku baterai kendaraan listrik. Teknologi ini merupakan yang pertama di Indonesia.(Humas Harita)

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan