Hari Toleransi Internasional, FKUB Ingatkan Untuk Tetap Perkokoh Komunikasi Antar Ummat Beragama

Hari Toleransi Internasional, Fkub Ingatkan Untuk Tetap Perkokoh Komunikasi Antar Ummat Beragama

Liputan4.com, Morut – Kabupaten Morowali Utara provinsi Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah yang masyarakatnya terdiri dari beragam suku dan agama. Meski demikian toleransi antar suku dan antar ummat beragama terjalin dengan baik, hal itu dapat dilihat dari kehidupan sehari-hari masyarakat yang rukun dan damai.

 

Dalam rangka Hari Toleransi Internasional 16 November 2021, kepada media ini, Ketua Forum Komunikasi antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Morowali Utara, Kyai Sukriadi, S.Fil.I menyampaikan bahwa komunikasi dan silaturahmi antar umat beragama di tanah Morowali Utara harus terus diperkokoh sebagai pengikat kuat toleransi beragama.

 

“Toleransi beragama adalah hal yang niscaya untuk dilakukan sebagai bentuk pengakuan kita atas keragaman. Prakteknya yah dengan saling menghargai satu sama lain dan tidak saling mengganggu urusan agama orang lain,” tutur pendiri Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Desa Tiu tersebut, 16/11.

 

Sebagai upaya untuk terus memperkuat toleransi beragama di Morowali Utara, FKUB setempat, kata Kyai muda yang juga adalah Kepala KUA Petasia tersebut, selama ini telah banyak melakukan kegiatan-kegiatan terkait hal dimaksud.

 

“FKUB aktif turun ke grassroot menjaring aspirasi ummat beragama, menjembatani masyarakat dan pemerintah, mensosialisasikan urgensi kehidupan bahagia yang toleran,” ungkapnya.

 

Selain itu, FKUB Morowali Utara juga telah berhasil membentuk kampung-kampung Harmoni dibeberapa desa diantaranya Togo, Korololaki, Dolupo Karya dan Korobonde.

 

“Keempat desa diatas sudah dilaunching sebagai kampung harmoni pada tahun 2018 silam, dengan tujuan sebagai tempat study kerukunan bagi peneliti dari luar, kemudian sebagai desa percontohan, juga sebagai pilot proyek pembinaan kerukunan ummat beragama,” terang tokoh agama yang dikenal supel tersebut.

 

Kyai Sukri berharap agar kehidupan toleransi yang tumbuh dan berkembang secara alami di masyarakat selama ini tetap terjaga dan semakin kokoh sebagai kunci membangun bangsa. #L4SulawesiTengah.