PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

Hari Pertama PTM Terbatas, PPKM level 2, Siswa SMAN 1 Sukaraja Ikuti Prokes Ketat

Pewarta: Edis Wijaya Topik: Jawa Barat, Pendidikan
  • Bagikan
Hari Pertama PTM Terbatas, PPKM level 2, Siswa SMAN 1 Sukaraja Ikuti Prokes Ketat

Hari Pertama PTM Terbatas, Siswa SMAN 1 Sukaraja Ikuti Prokes Ketat

Hari Pertama PTM Terbatas, PPKM level 2, Siswa SMAN 1 Sukaraja Ikuti Prokes Ketat

liputan4.com
Sukabumi, Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) terbatas di Kabupaten Sukabumi mulai digelar pada Senin (6/9/2021). PTM digelar setelah kurang lebih 1,5 tahun belajar dari rumah.

Seperti yang terpantau di SMAN 1 Sukaraja Kabupaten Sukabumi, sejak pukul 07.00 pagi, siswa sudah berdatangan ke sekolah dengan memakai masker sesuai standar. Di pintu gerbang oleh satpam yang bernama Yanto Suryanto saat datang siswa harus diukur suhu tubuhnya.

Hari Pertama PTM Terbatas, PPKM level 2, Siswa SMAN 1 Sukaraja Ikuti Prokes Ketat

Barulah siswa diperbolehkan masuk ke dalam lingkungan sekolah untuk menggelar PTM. Di dalam kelas pun yang biasanya satu meja diisi dua orang, siswa hanya diperbolehkan duduk satu meja satu orang saja.

  1. Hari Pertama PTM Terbatas, PPKM level 2, Siswa SMAN 1 Sukaraja Ikuti Prokes Ketat

“Memang kapasitasnya harus 50 persen dari jumlah siswa normal. Kami sekelas 36 siswa, jadi terbanyak itu 18 siswa yang masuk, ” ungkap Kepala Sekolah SMAN 1 Sukaraja Kabupaten Sukabumi, Zhairy Andhryanto, S.Pd, M.M.Pd, Selasa (07/09/2021).

Namun uji coba Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) hanya untuk kelas X sedangkan untuk kelas lainnya masih mengikuti pembelajaran online atau daring ( belajar di rumah ).Ungkap Zhairy

Bukan hanya itu saja, jam pelajaran pun dibatasi. Misalnya setiap mata pelajaran per satu jamnya itu dihitung 45 menit, maka selama PTM terbatas hanya 30 menit saja.

“Makanya dalam satu hari siswa mendapatkan 3 sampai 4 mata pelajaran, dan siswa hanya sampai 10.30 saja di sekolah. Selebihnya mereka wajib langsung pulang ke rumah,” ungkap Zhairy.

Untuk perbekalannya, setiap wali kelas wajib mengingatkan setiap hari di grup whatsapp orang tua siswa, agar anaknya membawa bekal air minum sendiri. Sebab, selama PTM terbatas, kantin sekolah tidak diperbolehkan buka.

Sekolah pun membentuk Satgas Covid-19 yang terdiri dari siswa yang diwakili oleh anggota OSIS serta guru.

“Satgas Covid-19 ini yang siaga. Dari siswa yang akan mengingatkan teman-temannya untuk selalu menjaga Prokesnya, guru yang selalu mengawasi anak-anak di sekolah.

Zhairy pun berharap, PTM terbatas ini berjalan dengan lancar tanpa harus ada terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan. Pasalnya, bukan hanya siswa, tapi juga ada keluarga di rumah yang harus dilindungi kesehatannya.
( Edis Wijaya/ Reva Oktavia/ Deden Surahman/ Triyanto )

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan