Hari Pertama PSBB Di Kota Sukabumi, Warga Masih Bisa Belanja Bahan Pokok Dan Kebutuhan Lebaran

SUKABUMI – Pemberlakuan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) yang dilaksanakan seluruh kota kabupaten se Jawa Barat (Jabar) tidak kemudian menjadi penghalang warga Kota Sukabumi untuk melakukan belanja guna mencukupi kebutuhan pokok hingga baju lebaran.

Pantauan disekitar pusat pembelanjaan di Jalan Ahmad Yani, Ciwangi, RE Martadinata serta Harun Kabir Kota Sukabumi, Rabu (6/5/2020) atau hari pertama PSBB, warga masyarakat masih tetap berbondong – bondong memadati pertokoan.


“Alhamdulilah, meski sudah mulai diberlakukan PSBB di Kota Sukabumi, pengunjung toko masih terbilang ramai meski tidak seperti pada hari – hari biasanya jauh sebelum pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia,” kata salah seorang pemilik toko, Bang Yakub.

Yakub mengaku sangat berterimaksih terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Sukabumi atas kebijakan Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi yang masih memberikan kesempatan terhadap para pedagang umumnya warga Kota Sukabumi untuk tetap bisa beraktivitas meski jam operational menjadi berkurang.

“Masyarakat mengira saat PSBB warga tidak bisa keluar rumah atau beraktivitas untuk membeli barang kebutuhannya baik untuk sehari-hari maupun perayaan Idulfitri 1441 Hijriah, padahal PSBB ini warga masih bisa beraktivitas hanya saja ada batasan-batasan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Terpisah, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi menjelaskan, masyarakat masih bisa melakukan aktivitas di masa PSBB, namun harus tetap mentaati peraturan dan melaksanakan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona.

“Aksi borong yang dilakukan warga Kota Sukabumi dan sekitarnya masih dalam batas wajar dan tidak berpengaruh besar terhadap fluktuasi harga dan persediaan kebutuhan pokok, bahkan kebanyakan masyarakat malah membeli pakaian untuk lebaran nanti,” jelasnya.

Maka dari itu, Pemkot Sukabumi berkoordinasi dengan jajaran TNI dan Polri untuk melakukan penyekatan dan meningkatkan pengawasan. Selain itu, pihaknya juga memanggil managemen toko modern dan lainnya untuk mengingatkan agar dalam melayani konsumen tetap melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Masyarakat tidak perlu panik menghadapi PSBB, karena penerapan tersebut merupakan hal yang biasa dalam upaya mencegah penyebaran penyakit menular khususnya Covid-19 yang saat ini sedang mewabah,” pungkasnya.(Dani)