Harga Karet Merosot Turun, Indrajaya Hakkie : Pemerintah Seharusnya Berikan Perhatian Khusus

Harga Karet Merosot Turun, Indrajaya Hakkie : Pemerintah Seharusnya Berikan Perhatian Khusus

Liputan4.com.sumatera selatan – Baturaja, Para Pemilik Lahan Perkebunan Karet, Petani Karet dan Pekerja penyadap getah Karet di Desa Lubuk Hara Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan mengeluh dan menjerit, pasalnya harga karet semakin menurun ditengah dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan diiringi juga dengan kenaikan bahan -bahan makanan pokok, pupuk dan racun rumput yang dibutuhkan oleh para petani karet. Harga karet mingguan dikalangan para petani malah mengalami penurunan yang sangat harganya. Dari pantauan awak media Liputan4.com dilapangan pada Kamis, (22/09/2022) harga ditingkat petani dipatok seharga Rp.7.000 perkilo gram.

Harga Karet Merosot Turun, Indrajaya Hakkie : Pemerintah Seharusnya Berikan Perhatian Khusus


“Bulan Juli dan Agustus kemarin harga karet sempat tinggi dan lumayan bagus, namun dalam beberapa Minggu belakangan ini semakin merosot dratis harganya,”ujar Indrajaya Hakkie Praktisi dan pemerhati bidang pertanian yang dikenal cukup sukses sebagai petani karet di Desa Lubuk Hara Kecamatan Lengkiti ini.

Harga Karet Merosot Turun, Indrajaya Hakkie : Pemerintah Seharusnya Berikan Perhatian Khusus

Indrajaya Hakkie yang terbilang Petani Sukses di Kecamatan Lengkiti ini mengatakan kalau dirinya hanya bisa pasrah dengan penurunan harga karet yang semakin turun merosot.

Harga Karet Merosot Turun, Indrajaya Hakkie : Pemerintah Seharusnya Berikan Perhatian Khusus

“Kondisi seperti ini bukan hanya saya selaku pemilik lahan atau petani , namun juga para pekerja penyadap karet yang menjerit dengan kondisi seperti ini. Sedangkan dengan adanya kenaikan harga BBM jelas membuat harga barang – barang mengalami kenaikan,”jelas Indrajaya Hakkie.

Harga Karet Merosot Turun, Indrajaya Hakkie : Pemerintah Seharusnya Berikan Perhatian Khusus

Selain itu tambah Indrajaya Hakkie, penghasilan dan pendapatan para pemilik lahan perkebunan karet, petani karet dan para pekerja penyadap karet mengalami penurunan pendapatan penghasilan mereka. Jelas ini membuat mereka mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari.

“Saya berharap kepada pemerintah untuk memberikan solusi dan lebih memperhatikan lagi kepada nasib para petani dan pekerja penyadap karet yang menurut saya sangat kurang mendapatkan perhatian selama ini. Karena adanya kemerosotan harga karet ditingkat petani sudah lama terus terjadi, walaupun harganya pernah mengalami kenaikan namun tidak bertahan lama. Hal ini perlu mendapat perhatian dan tindakan khusus dari Pemerintah dalam menanggapi masalah ini,”pungkasnya.