Guna Mempercepat Pembangunan, Presiden Jokowi Resmi Menandatangani Tiga DOB

Guna Mempercepat Pembangunan, Presiden Jokowi Resmi Menandatangani Tiga Dob

JAKARTA | Pemekaran daerah otonomi baru (DOB) telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo. Presiden Jokowi dikabarkan secara resmi menandatangani 3 Undang-Undang Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kini, Papua sah memiliki 3 provinsi baru yakni Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Pegunungan.


Provinsi Papua Selatan diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2022, Provinsi Papua Tengah diatur dalam UU Nomor 15 Tahun 2022 dan Provinsi Papua Pegunungan diatur pada UU Nomor 16 Tahun 2022.

Pertimbangan disahkannya ketiga UU tersebut yakni demi mencapai cita-cita dan tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yaitu membangun masyarakat Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pemerintah memandang diperlukan pemekaran di wilayah Provinsi Papua. Pemekaran juga merespons aspirasi masyarakat Papua.

Sementara sebelum ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada beberapa waktu lalu Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), melakukan kunjungan kerja dengan melihat langsung Ibu Kota Papua Tengah di Nabire.

John Wempi Wetipo dalam kunjungannya mengapresiasi berbagai pihak atas dukungan dan komitmen terhadap adanya Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Tengah.

Apresiasi tersebut disampaikan Wempi saat melakukan kunjungan lapangan ke Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Senin, (25/7/2022).

Komitmen dukungan tersebut, dikatakan Wempi, salah satunya disampaikan oleh Bupati Nabire Mesak Magai. Bahkan Bupati Nabire berencana merelakan rumah dinasnya untuk ditempati Penjabat (Pj.) Gubernur Papua Tengah.

Sementara sebelumnya DPR secara resmi mengesahkan tiga RUU DOB Papua menjadi undang-undang. Hal itu diputuskan dalam rapat Paripurna Masa Persidangan V Tahun Sidang 2021-2022, Kamis (30/6/2022).(tim)

Print Friendly, Pdf & Email