Generasi Milenial Kurang Melirik Kesenian dan Kebudayaan Lokal

KABUPATEN BEKASI – liputan4.com
Begitu miris saat ini ketika kita melihat para anak – anak muda, para penerus generasi bangsa kurang tertarik akan kebudayaannya sendiri. Anak-anak muda sekarang lebih suka nonton sakura matsuri ketimbang Jaipongan, lebih banyak mencari tahu kebudayaan kebudayaan luar ketimbang kebudayaannya sendiri.

Saat di temui awak media, salah satu pemuda bekasi yang sedang berkuliah di Universitas Pelita Bangsa Armansyah Riza mengatakan
“Saya tidak sepenuhnya menyalahkan para Pemuda pemudi, sehingga mereka lebih suka dengen kebudayaan kebudayaan luar, ketimbang kebudayaan sendiri, tapi ini juga kesalahan diri kita selaku orang – orang yang paham akan betapa pentingnya melestarikan budaya bangsa”. pungkas nya.

Ketika di tanya langkah apa yang manjadi solusi untuk melestarikan budaya bekasi
“saat ini saya mengajak kepada para sesepuh – sesepuh, komunitas, pelaku budaya, sejarawan, pelaku seni, sanggar – sanggar, padepokan, Dewan Kesenian Kabupaten Bekasi, dan Instansi terkait Kebudayaan, mari kita bersama sama sadarkan adik-adik kita, betapa luhurnya sebuah nilai nilai kebudayaan, betapa pentingnya ikut andil dalam melestarikan kebudayaan, dengen cara mengajak, dan mengajarkan, lalui diskusi, seminar, kunjungan ke sekolah – sekolah dan lain-lain”tambahan nya.

Liputan : Icun

2 thoughts on “Generasi Milenial Kurang Melirik Kesenian dan Kebudayaan Lokal

  1. Saiful

    Kebudayaan seperti sebuah konsep arsitektur, jika konsep vernakular kurng menarik, cobalah neo-vernakular. Jika tradisional terlalu biasa saja, cobalah untuk menggabungkan dengan sedikit gaya modern.
    Tetap semangat lestarikan budaya kita anak muda.
    ?

    Reply

Leave a Reply