PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

Gebyar Vaksin Kota Depok Picu Kerumunan, Camat Sukmajaya Imbau Warga Tertib Menunggu Giliran

Pewarta: REDAKSI Topik: Jawa Barat, Pemerintahan
  • Bagikan
Gebyar Vaksin Kota Depok Picu Kerumunan, Camat Sukmajaya Imbau Warga Tertib Menunggu Giliran

DEPOK, Liputan4.com | Pelaksanaan Gebyar Vaksin di Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, pada hari ini, Minggu (5/9/2021) berlangsung ramai.

Puluhan warga Sukmajaya terlihat terus datang bersusulan ke kantor kecamatan.

Hal tersebut tak ayal memicu kerumunan di depan gerbang kantor Kecamatan Sukmajaya.

Bahkan, Camat Sukmajaya Tito Ahmad Riyadi menggunakan pengeras suara untuk menghimbau warga agar tidak berkerumun dan mengantri dengan tertib.

Sejumlah petugas dari pihak Kepolisian dan TNI pun turut membantu mengatur warga untuk membentuk antrian secara rapih.

“Sekali lagi mohon kerja samanya bapak ibu, jangan sampai kerumunan ini mendatangkan virus lagi,” ujar Tito lewat pengeras suara dari atas kursi.

Secara bergantian, setiap 10 orang diizinkan masuk ke halaman kantor Kecamatan Sukmajaya untuk kembali antri melakukan pendataan sesuai dengan kelurahan.

Setelah melakukan pendataan, warga kemudian melakukan proses pengecekan kesehatan seperti pengukuran tensi darah sebagai syarat untuk vaksinasi. Jika lolos, kemudian warga dipersilahkan untuk masuk ke ruang vaksinasi yang berada didalam gedung kantor Kecamatan Sukmajaya.

Tito mengatakan, bahwa untuk hari ini, Kecamatan Sukmajaya menyediakan kuota sebanyak 1.200 dosis vaksin Pfizer.

Sebenarnya target kita 1.000 per hari tapi melihat perkembangan dari hari pertama pelaksanaan gebyar vaksin sampai hari kelima selalu melebihi target, jadi kita hari ini siapkan kuota 1.200,” ungkap Tito.

Ia menjelaskan, bahwa di hari pertama pelaksanaan Gebyar Vaksin, Kecamatan Sukmajaya jumlah warga yang di vaksinasi kurang dari 1000 orang. Kemudian di hari kedua 1.200, hari ketiga 1.400, dan hari keempat 1.500.

“Untuk hari ini, Insya Allah cukup kuotanya karena kita sudah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas. Kita coba 1.200 dulu, kalau memang masih ada permintaan kita minta lagi,” ungkapnya.

Tito kembali menjelaskan, untuk mekanisme untuk ikutan Gebyar Vaksin serentak ini, warga diminta untuk mendaftar melalui RT dan RW di tempat tinggal warga masing-masing.

Nantinya, data warga akan dikoordinir oleh pihak Kelurahan.

Dari pihak Kelurahan masing-masing akan menyampaikan jadwal vaksin kepada pihak RT dan RW untuk informasi tersebut diteruskan kepada warga.

“Memang di awal kita mendata dulu warga yang mau di vaksin ini di RT dan RW nanti oleh kelurahan di koordinir, kita sampaikan bahwa setelah dibagi kuota kita bagikan jam per kelurahan, tapi ketika di hari pelaksanaannya warga yang harusnya datang siang malah datang pagi,” papar Tito.

“Kita sudah coba sampaikan ke warga ya himbauan kami warga datang sesuai jadwal, Insya Allah persediaan vaksin cukup,” jelasnya.

Sementara terkait jumlah warga di Kecamatan Sukmajaya yang sudah divaksin, Tito belum mengetahui datanya secara pasti.

Hanya saja, ia menyebutkan berdasarkan hitungan se-Kota Depok termasuk se-Kecamatan Kota Depok, warga yang sudah divaksin sekitar 40 persen.

“Harapannya di September bisa 50 persen kemudian sampai akhir tahun bisa 70 persen, kita berdoa saja itu bisa tercapai,” ungkapnya.

(Frd)

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan