Fasilitas Dagang Pasar Malam Dihantam Angin Barat, Ketua Gerilya Taliabu : Pemda Di Ingatkan Malah Cuek

Fasilitas Dagang Pasar Malam Dihantam Angin Barat, Ketua Gerilya Taliabu : Pemda Di Ingatkan Malah Cuek

Maluku Utara, Liputan4.Com,- Baru terhitung dua hari ditempati sejumlah fasilitas dagang pasar malam rusak serta porak poranda akibat diterpa badai dari arah barat.

untuk di ketahui, sejak awal pemindahan lokasi dagang pasar malam sudah menjadi perhatian sejumlah ormas, salah satunya ormas Gerakan Revolusi Rakyat Taliabu (Gerilaya Taliabu) agar pemerintah daerah tidak menempatkan pedagang pasar malam pada wilayah pesisir mengingat cuaca ekstrem bisa terjadi kapan saja.

Fasilitas Dagang Pasar Malam Dihantam Angin Barat, Ketua Gerilya Taliabu : Pemda Di Ingatkan Malah Cuek

“sejak awal pemimdahan lokasi dagang pasar malam yang dilakukan pemda melalui satpol pp, diwilayah pesisir sudah menuai kontra, para pedagang pasar malam melakukan protes, namun aksi protes itu di sepelekan, tidak adanya regulasi yang mengatur tentang lokasi komersil adalah keresahan untuk pedagang pasar malam, berpindah pindahnya tempat dagang membuat mereka harus membuat fasilitas dagang sendiri, sekarang mereka dipindahkan diwilayah pesisir, baru dua hari ditempati lokasi dan fasilitas dagang mereka sudah dibabat oleh angin barat, mengingat memang saat ini kita sedang berada di musim barat, ” ungkap Fajar Kaimuddin Selaku Ketua Gerilya Taliabu.

Kata dia, Pemerintah Daerah harus bertanggung jawab atas kerusakan fasilitas dagang yang menimpa para pedagang pasar malam yang berada di wilayah pesisir desa bobong, tepatnya pada poros jalan mesjid raya bobong.

“pemda pulau taliabu harus bertanggung jawab atas kerusakan ini, sejak awal mereka hanya tahu memindahkan tanpa mempertimbangkan asas manfaat, kemanusiaan dan keadilan, tentukan wilayah komersil yang aman dan nyaman, mengingat pedagang pasar malam adalah salah satu sektor perputaran ekonomi diwilayah Ibu kota Kabupaten Pulau Taliabu, ” tutupnya.