Dua Tersangka Aparat Kampung Kembalikan Uang Pengganti Ke Kejari Mimika

Dua Tersangka Aparat Kampung Kembalikan Uang Pengganti Ke Kejari Mimika
Kuasa Hukum Aparat Kampung Bintang lima Sukma Teguh SH saat menyerahkan uang pengganti kerugian negara kepada Kejaksaan Negeri Mimika Jumat (1/7/2022)

TIMIKA | Aparat Kampung Bintang lima, Distrik Kwamki Narama kabupaten Mimika, Papua, insial YT dan TY tersangka kasus korupsi Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Anggaran Dana Desa (ADD) dengan koperatif mengembalikan uang pengganti sebesar Rp 50 juta dari sebagian uang pengganti kerugian negara ke Kejaksaan Negeri Mimika, Papua.

“Rp 50 juta yang diberikan ini sebagian dari uang kerugian negara, ” ungkap Kajari Mimika Sutrisno Margi Utomo SH,.MH kepada liputan4 melalui seluler pada jumat sore (1/7/3022).


Diungkapkan Kajari, TY dan YT merupakan tersangka korupsi pada pengelolaan dana BLT, dan ADD tahun anggaran 2020 yang didampingi Kuasa Hukum Teguh Suma SH telah menyerahkan uang pengganti kerugian negara.

“Penyerahan uang tunai sebesar Rp 50 juta tersebut dilakukan oleh tersangka melalui kuasa hukumnya  Teguh Sukma SH yang diterima langsung oleh Kasi Pidana Khusus Kejari Mimika didampingi oleh tim penyidik pada, hari ini,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Mimika Sutrisno Margi Utomo SH,.MH.

Kajari menambahkan bahwa selanjutnya, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus menitipkan uang tersebut kepada Bendahara Khusus Penerima Kejaksaan Negeri Mimika yang disimpan/dititipkan di rekening Kejaksaan Negeri Mimika pada Bank BNI dengan nomor rekening 0913949622 atas nama RPL 141 Kejaksaan Negeri Mimika.

“Pengembalian kerugian keuangan negara dalam setiap perkara tindak pidana korupsi merupakan upaya tim penyidik dalam hal ini Kejaksaan Negeri Mimika untuk mendukung program pemerintah, dalam rangka pemulihan kerugian keuangan negara dan percepatan pemulihan ekonomi nasional,” tandas Kajari.

Sementara, terkait dengan pengembalian kerugian keuangan negara yang dilakukan oleh tersangka ini juga, Sutrisno menambahkan tidak sertamerta menghilangkan atau menghapus perbuatan tersangka, sebagaimana yang telah disangkakan pada hasil penyidikan yang dilakukan.(Yusran)

Print Friendly, Pdf & Email