"MARI SIAPKAN JIWA RAGA UNTUK MENJEMPUT KEAGUNGAN LAILATUL QADAR DAN KITA SEMUA MENJADI PILIHANNYA UNTUK MENDAPATI RAHMAT DAN MAGFIRAH-NYA DAN KEMBALI MENJADI HAMBA YANG DIKASIHI. MARHABAN YA RAMADHAN.""JIKA HATI SEPUTIH AWAN, JANGAN BIARKAN IA MENDUNG. JIKA HATI SEINDAH BULAN, HIASI DENGAN SENYUMAN. MARHABAN YA RAMADHAN. MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN. SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA."

Dua Tahun Beroperasi Sebarkan Link Pornografi, Komplotan TM di Tamban Batola Dibekuk

  • Bagikan
Dua Tahun Beroperasi Sebarkan Link Pornografi, Komplotan TM di Tamban Batola Dibekuk

TM bersama delapan rekannya, yakni SS (24), MM (21), MJD (20), NZ (27), MI (21), SD (26), HN (22), dan WY digerebek di sebuah rumah di Desa Jelapat 1, RT 20, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, Rabu (29/10/2020), lengkap dengan sejumlah barang bukti. 

Dari keterangan press release yang disampaikan Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif melalui Kasat reskrim Polres Batola, Iptu Fransiskus Manaan, komplotan TM memiliki semacam link yang bermuatan konten pornografi yang ditempelkan di setiap akun Instagram yang mereka kelola. 

Otak dari aksi yang diketuai TM ini mengerahkan delapan anggotanya untuk membuat minimal 60 akun Instagram per hari, lengkap memuat link konten bermuatan pornografi yang disertakan di setiap bio. 

“Dari kunjungan user yang mengklik link tersebutlah pelaku mendapatkan uang yang masuk ke rekeningnya,” cetus Fransiskus, Rabu (04/11/2020). 

Ia pun menambahkan, selain sembilan unit komputer PC yang digunakan komplotan, pihak kepolisian juga menyita 10 boks kartu perdana, delapan modem Wifi, delapan handphone dan dua buku rekening tabungan. 

Per bulan, komplotan ini bisa menghasilkan uang senilai 50 hingga 80 juta rupiah dan bagikan kepada anggotanya dengan sesuai kesepakatan dan pencapaian kinerja. 

TM sendiri ditengarai hanya memiliki riwayat pendidikan terakhir SMK, untuk mensukseskan kinerjanya ia belajar otodidak dari YouTube dan sumber Internet lainnya. 

Akibat aksinya, komplotan TM dikenakan tindak pidana ITE Pasal 45 ayat 1 Jo pasal 27 ayat (1) UU RI No. 19 Tahun 2016 perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan transaksi elektronik. 

Yakni pidana terkait perkara setiap orang dengan sengaja atau tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.(Liputan4.com).

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan

Channel Liputan4 TV – Live News

Kel. Hj.Rampeani Rachman Gelar Bukber Dan Malam Pisah Bersama Kepala UPBU Timika Syamsuddin Soleman

23
0
0

Desa Bumi daya Dalam Pengelolaan Bumdes patut di jadikan percontohan

45
0
0

Peresmian Usaha Unit Bumdes Maju Bersama Oleh Camat Palas Program one Village one outlet

22
0
0

Trobosan Baru Budidaya Udang Dengan Air Tawar Di Palas

71
0
0