DPRD “Walikota Mending Urus Orang Miskin Dan Kelaparan”

  • Bagikan
DPRD "Walikota Mending Urus Orang Miskin Dan Kelaparan"

Liputan4.com, Makassar-Anggota DPRD Kota Makassar dari  Komisi B, Nurul Hidayat, menanggapi tujuan Walikota Makassar (Danny Pomanto), yang bertujuan akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) pemburu masyarakat yang tidak masker (Sweeping masker).

Semangat awalnya lantaran penggunaan masker merupakan salah satu protokol kesehatan yang dinilai mampu meminimalisir penyebaran Covid-19, sementara kesadaran masyarakat dalam memakai masker dinilai masih kurang.

Sampai saat ini, Wali Kota Makassar masih memikirkan nama yang tepat untuk satgas ini, “Akan kita lakukan adalah sweeping masker. Kita akan bikin satgas pemburu masker. Dia buru tidak pake masker,” bebernya.

Di program ‘Makassar Recover’ telah terbentuk 3 (tiga) tim Satuan Tugas menghadapi pandemi, yakni Satgas Pengurai Kerumunan (Raika), Satgas Covid-19 Hunter, dan terakhir Satgas Detektor.

Anggota DPRD Kota Makassar,  Nurul Hidayat berkomentar keras. Warga masyarakat tak usah terlalu ditekan. Ia menyarankan agar Pemkot mengurusi warga yang miskin, kelaparan dan kurang gizi, tandasnya.

“Jangan terlalu tekan itu warga, mending yang di-hunter adalah penduduk miskin dan kelaparan, kurang gizi,” jelasnya.

Nurul menduga kalau yang dikerjakan oleh Satgas ini tidak mendapat perubahan besar, “Kalau ada kegiatan satgasnya kemungkinan itu-itu saja yang berputar,” ungkapnya.

Ia berasumsi bahwa tak perlu membentuk satgas lagi, cukup lakukan edukasi di tempat-tempat umum saja, “Masker itu kalau mau diedukasi di tempat umum saja, seperti jalan raya, pasar mall. Janganlah ada tindakan melanggar bahwa ini aturan Perwali, cukup pemerintah sedia saja masker salurkan sampai ke lapisan bawah, bagi yang tidak punya masker berikan untuk dia pake,” tegasnya.

Lebih lanjut, Politisi Partai Golkar ini menjelaskan bahwa masker itu tidak gratis, warga harus membeli untuk dapat masker, “Masker itu kan bagi mereka tidak gratis, mereka beli, bahkan ada yang cuci berulang, kan tidak higienis juga,” terangnya.

Nurul blak-blakan menyebut, “Satgas jangan jadi polisi India yang kalo tidak pake masker main bentak atau kekerasan. sipakatauki,” umgkapnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
Suka
0
Waww
Waww
0
Haha
Haha
0
Sedih
Sedih
0
Lelah
Lelah
0
Marah
Marah
0
  • Bagikan