"MARI SIAPKAN JIWA RAGA UNTUK MENJEMPUT KEAGUNGAN LAILATUL QADAR DAN KITA SEMUA MENJADI PILIHANNYA UNTUK MENDAPATI RAHMAT DAN MAGFIRAH-NYA DAN KEMBALI MENJADI HAMBA YANG DIKASIHI. MARHABAN YA RAMADHAN.""JIKA HATI SEPUTIH AWAN, JANGAN BIARKAN IA MENDUNG. JIKA HATI SEINDAH BULAN, HIASI DENGAN SENYUMAN. MARHABAN YA RAMADHAN. MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN. SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA."

DPRD TTS Segra Rampungkan Ranperda Disabilitas

  • Bagikan
DPRD TTS Segra Rampungkan Ranperda Disabilitas

 

Liputan4.com, Soe-TTS

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten TTS tahun ini membahas 7 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Ke 7 Ranperda tersebut yakni
1.Ranperda tentang penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas

2.Ranperda tentang rencana detail tata ruang dan perkotaan Boking

3.Ranperda tentang Kabupaten layak anak

4.Ranperda tentang pembentukan dan susunan organisasi dan tata kerja SKPD

5.Ranperda tentang penyertaan modal

6.Ranperda tentang pengelolaan keuangan daerah
7.Ranperda tentang retribusi jasa umum

Terkhusus Ranperda disabilitas Kabupaten TTS yang dibahas oleh DPRD pada beberapa hari sebelumnya, sudah sampai pada tahap harmonisasi.

Ranperda ini adalah inisiatif DPRD dimana beberapa poin yang dibahas yakni penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.

Ketua Bapemperda,Jason Benu S.Pt kepada wartawan di kantor DPRD TTS,Selasa (3/11/2020) mengatakan bahwa ada beberapa materi yang sudah dibahas namun ada beberapa yang belum sehingga sisanya akan diselesaikan untuk bisa menjadi bahan pembahasan paripurna nanti.

Terkhusus Ranperda Tentang Disabilitas sangat penting karna pihaknya melihat bahwa kaum difabel di TTS juga mengharumkan TTS di bidang olahraga namun sesuai pengamatan mereka,masih sangat kurangnya perhatian dan belum adanya pemenuhan kebutuhan, penghormatan kepada kaum disabilitas.

Selain itu juga Kabupaten TTS berada pada urutan ketiga angka kekerasan terhadap kaum disabilitas.
“Kita berada pada urutan ketiga artinya itu sangat tinggi,karna itu perlu perda untuk mengatur tentang disabilitas di TTS”,ujar politisi Nasdem ini.

Kedepan harus ada semacam riset untuk mengetahui angka dan strategi untuk dilakukan intervensi.

Sementara itu anggota Bapemperda,Habel Hoti mengatakandengan adanya Ranperda ini pihak Eksekutif dan Legislatif bisa bekerja sama untuk menemukan solusi terkait poin poin yang akan dibahas pada paripurna berikut.

Terkait pembentukan Ranperda disabilitas, diharapkan kedepan kaum difabel bisa melakukan aktifitas atau berbagai kegiatan, sehingga penilaian terhadap anak difabel tidak terlalu nampak negatif.

Dijelaskan,tim perancang hukum membantu Bapemperda sejak tahap awal dengan melakukan FGD atau FORUM GROUP DISCUTION di beberapa sampel lokasi kecamatan.

“Lokasi assesment ranperda tentang Penghormatan perlindungan dan pemenuhan hak penyandang Disabilitas ada 9 kecamatan”, ujarnya.

Kecaman tersebut adalah Kuanfatu, Kolbano, Amanuban Timur, Amanuban Tengah, Kota Soe, Amanuban Selatan, Molo Selatan, Amanatun Selatan dan Pollen.

Menurut politisi Partai Gerindra ini,saat pembahasan ranperda Disabilitas,ada poin yang ingin dihapus yakni pasal 70 namun DPRD tetap pertahankan karna menganggap itu sangat penting.

Diharapkan perda ini segera selesai dan bisa diundangkan pada tahun depan karna sangat menarik dan melibatkan banyak pihak terutama ada beberapa harapan dari Komite Penyandang Disabilitas (KIPDA) TTS yang dibawah pimpinan Imanuel Nuban.(Sys)

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan

Channel Liputan4 TV – Live News

Desa Bumi daya Dalam Pengelolaan Bumdes patut di jadikan percontohan

38
0
0

Peresmian Usaha Unit Bumdes Maju Bersama Oleh Camat Palas Program one Village one outlet

21
0
0

Trobosan Baru Budidaya Udang Dengan Air Tawar Di Palas

71
0
0

Kegiatan Soft Opening Wisata Pantai Muara Indah Suak

35
1
0