DPMPTSP Lotim,Gelar Sosialisasi Kemitraan Usaha dan Fasilitasi Penanaman Modal Bagi UMKM.

Reporter: Makbul Kategori: Ekonomi & Bisnis, NTB
  • Bagikan
DPMPTSP Lotim,Gelar Sosialisasi Kemitraan Usaha dan Fasilitasi Penanaman Modal Bagi UMKM.
Foto : Muksin,S.KM,MM (Kepala DPM-PTSP Kabupaten Lombok Timur-NTB)

Liputan4.Com   – Lombok Timur – Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat(NTB) menggelar acara Sosialisasi Kemitraan Usaha Pada Kegiatan DAK Non Fisik Fasilitasi Penanaman Modal Tahun Anggaran 2021, diikuti oleh puluhan kelompok UMKM se Lombok Timur, bertempat di Gedung Wanita Selong. Rabu (23/06/2021).

DPMPTSP Lotim,Gelar Sosialisasi Kemitraan Usaha dan Fasilitasi Penanaman Modal Bagi UMKM.

Kepala Kantor Dinas PMPTSP Lombok Timur, Muksin,S.Km,MM, kepada wartawan mengatakan tujuan digelarnya Sosialisasi Kemitraan Usaha tersebut, agar semua pelaku UMKM bisa memahami peluang dan langkah Strategis dalam menjalankan bisnis pada saat  Vandemi Covid 19.

“Dengan adanya program Sosialisasi ini kita harapkan para pengusaha dan UMKM dapat menjalankan roda usahanya ditengah Vandemi Covid-19 ini, karena sebagaimana yang kita tahu bahwa UMKM ini adalah urat nadi Perekonomian dalam mencapai kebangkitan ekonomi tahun 2021 ini,”ungkap Muksin.

DPMPTSP Lotim,Gelar Sosialisasi Kemitraan Usaha dan Fasilitasi Penanaman Modal Bagi UMKM.
Foto : Hj. Rasmiah (Kadis Koperasi dan UKM Lotim-NTB)

Ditambahkannya  peserta yang ikut dalam Sosialisasi tersebut  berasal dari kelompok UMKM yang bergerak dibidang Pariwisata, Perdagangan, Industri Kerajinan dan para pengusaha menengah lainnya.

Kepala DPMPTSP Lombok Timur Muksin, berharap kepada para pelaku UMKM dan pengusaha lainnya, untuk mengoptimalkan kekuatan UMKM nya demi ketangguhan Perekonomian kedepan dengan terus memberikan ruang secara terbuka kepada para pengusaha untuk semakin yakin berinvestasi di Lotim

“Karena Pemda lotim melalui  Dinas PMPTSP wajib mempermudah urusan perizinan, tidak boleh ada hambata investasi dengan Motto: Ramah, Cepat, Tepat dan Responsif,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lombok Timur, Hj.Rasmiah seusai melakukan presentasi dengan tema Peran Pemerintah Daerah Dalam Pemberdayaan Koperasi dan UMKM, kepada wartawan mengatakan, sampai dengan saat ini secara formal jumlah UMKM yang ada di Lombok Timur, mencapai 24.000 UMKM.

Untuk itu pihak Dinas Koperasi dan UMKM saat ini, tengah mengupayakan kelompok UMKM itu secara bertahap menjadi UMKM Higienis dan mendapat sertifikat Label “Halal” untuk semua produk makanan dan minuman yang dihasilkan oleh Kelompok UMKM yang ada di Kabupaten Lombok Timur.

“Kami secara bertahap mempasilitasi pelaku UMKM kita, bagaimana mereka mendapatkan sertifikat Higienis dari Dinas Kesehatan, salah satu saratnya adalah harus pernah mengikuti Sosialisasi PYRT, agar para pelaku UMKM kita dapat mengantongi izin Higienis, untuk tahun ini kita sudah mempasilitasi 70  UMKM untuk mendapatkan sertifikat Higienis,”ungkapnya.

Terkait dengan masih sulitnya hasil produksi UMKM masuh ke Ritail-Ritail modern untuk diperjual belikan, menurut Hj.Rasmiah hal itu disebabkan karena UMKM kita belum mengantongi izin dari instansi terkait.

“Untuk itu kami menghimbau dan tetap berkoordinasi dengan instansi terkait terutama dalam hal ini badan perizinan itu sendiri,supaya dapat membantu UMKM kita memperoleh izin. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk sertifikat Higienis, juga koordinasi dengan Kemenag Kabupaten dan Provinsi untuk mendapatkan sertifikat Halal,”pungkasnya.(Bul).

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan