DPC APBMI Satui-Tanah Bumbu Sempat “Mati Suri”

Reporter: Tornado Kategori: Ekonomi & Bisnis, Kalimantan Selatan
  • Bagikan
DPC APBMI Satui-Tanah Bumbu Sempat "Mati Suri"

Liputan4.com, Banjarmasin-Pengurus DPC Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) periode 2021-2026 resmi dilantik, Senin (21/6/2021) di sebuah Hotel Banjarmasin.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Satui-Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan dihidupkan lagi, Feri Maulana terpilih jadi ketua periode 2021–2026.

Pelantikan dan pengukuhan pengurus DPC APBMI Satui-Tanah Bumbu tersebut dilakukan Sekretariat DPP APBMI, Sahat Simutupang, dihadiri Ketua APBMI Kalsel Hj Uzlah dan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Sungai Danau Eidy Sutrisno Senin, (21/6/2021) siang.

Sekretariat DPP APBMI Sahat Simutupang menyatakan apresiasinya terhadap terbentuknya kepengurusan baru DPC APBMI Satui-Tanah Bumbu, sebab DPC APBMI Satui-Tanah Bumbu sempat “mati suri”.

Sebab, kata dia, sejak ada kepengurusan APBMI Satui-Tanah Bumbu pada 2013–2018, setelah itu tidak aktif lagi, kemudian diaktifkan lagi ini dengan kepengurusan baru.

Harapan APBMI pusat, kata dia, dengan dibentuknya DPC APBMI Satui-Tanah Bumbu yang baru ini, kegiatan bongkar muat di pelabuhan Satui itu berjalan lancar dan mematuhi regulasi yang ada, yakni, peraturan menteri nomor 35 tahun 2007 tentang tarif bongkar muat.

“Karena tarif upah bongkar muat ini harus diterapkan APBMI setelah bekerjasama dengan koperasi bongkar muat juga disepakati juga dengan perwakilan pemilik barang,” tuturnya.

Menurutnya, proses ini harus dibangun dengan baik DPC APBMI Satui-Tanah Bumbu, sehingga fungsi organisasi betul-betul efektif.

“Semoga dengan pelantikan ini, dapat memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan kita, sehingga apa yang kita cita-citakan melalui RPJMD Tanbu, kita dapat bersinergi untuk mewujudkannya,” harapnya.

Sahat juga mengingatkan kepada PBM yang beroperasi di Konut dapat mengelola management koperasi dengan baik. Sehingga bisa meminimalisir konflik internal

“Saya juga berharap tenaga kerja tercatat, dan melakukan pelatihan untuk peningkatan SDM,” ucapnya.

Ketua DPC APBMI Satui-Tanah Bumbu Feri Maulana mengatakan, akan menjalin koordinasi dengan semua pihak, baik internal di wilayah pelabuhan Satui maupun eksternal dengan pemerintah kota agar arus bongkar muat berjalan lancar selama 24 jam.

Kegiatan bongkar muat di pelabuhan Satui cukup besar, khususnya sektor batu bara juga hasil perkebunan sawit. “Kalau untuk batu bara saja setiap bulannya itu sekitar 3 juta ton,” beber Feri.

Menurut Feri, untuk saat ini yang masih masa pandemi COVID-19 ini, sektor bongkar muat berjalan cukup baik. Kita upayakan ketat protokol kesehatan COVID-19,” ujarnya.

Yang terpenting semuanya harus mengikuti regulasi yang sudah ditetapkan, di mana ini harus disosialisasikan terus kepada semua anggota, pungkas Feri.

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan