Ditengah Pandemi, Diduga Proyek Paving Siluman Muncul di Pakong Pamekasan

IMG 20201120 103914 1605857868601

LIPUTAN4.COM,PAMEKASAN – Dari sekian banyak proyek pemerintah kabupaten pamekasan khususnya di. Kecamatan Pakong yang saat ini dalam proses pekerjaan dan yang sudah dikerjakan, banyak menimbulkan pandangan negatif dari masyarakat. Salah satunya proyek Pavingisasi di Dusun Sumber taman Desa Pakong Kecamatan Pakong Pamekasan. Jumat, (20/11/2020).

Hal itu disebabkan karena penyedia jasa dalam proyek tersebut tidak memasang papan nama proyek sebagai bentuk informasi kepada masyarakat.

Besarnya anggaran dan penyedia jasa (kontraktor) dalam suatu proyek sering menjadi pertanyaan masyarakat. Karena dalam pelaksanaan proyek masyarakat mempunyai hak untuk mengetahui dan mengawasi.

Dari sekian banyak proyek yang saat ini yang di kerjakan adalah proyek Paving di Dusun Sumber Taman Desa Pakong Kecamatan Pakong Pamekasan.

Menurut Ketua Korwil Kabupaten Pamekasan, LSM Jatim Corruption Watch (JCW) Jawa Timur, Abdur Rahem, mengatakan, pemerintah harus tegas kepada setiap penyedia jasa dalam suatu proyek. Terutama papan informasi yang juga masuk dalam RAB juga mesti dipasang.

“Kalau memang demikian adanya, terkesan bahwa pengguna jasa (OPD) telah melakukan konspirasi jahat dengan penyedia jasa untuk membodohi masyarakat. Padahal proyek tersebut dibangun dari uang rakyat dan rakyat berhak tahu atas anggaran tersebut,” ungkap pemuda kurus tersebut.

Ia menambahkan, pelaksanaan proyek pekerjaan Paving yang ada di dusun Sumber Taman Desa Pakong kecamatan Pakong Pamekasan patut di duga pengguna jasa dan penyedia jasa telah bekerja sama untuk membodohi masyarakat.

“Buktinya dinas tidak berani menindak atau menyuruh kontraktor untuk memasang papan nama proyek, sedangkan papan nama proyek sudah di atur dalam undang undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP),” jelas Rahem sapaannya.

Lebih lanjut Rahem Panggilannya mengatakan, papan nama proyek itu juga masuk dalam RAB yang dibuat oleh dinas, tapi faktanya dilapangan papan nama itu tidak pernah ada, hampir disetiap pekerjaan proyek yang ada di kecamatan Pakong,” tuturnya.

“Dari temuan yang saya dapatkan itu akan saya laporkan ke inspektorat Pamekasan.” Tegas Abdur Raheem.

Print Friendly, PDF & Email
KONTEN SPONSOR

Leave a Reply