Diskusi Publik “Peluang & Tantangan Demokrasi Indonesia pada Pemilu 2024” DPW PAN Sumut, Ini Kata Narasumber

Diskusi Publik &Quot;Peluang &Amp; Tantangan Demokrasi Indonesia Pada Pemilu 2024&Quot; Dpw Pan Sumut, Ini Kata Narasumber

 

Sumut Lioutan4.Com – Diskusi Publik” Koalisi Gagasan Peluang & Tantangan Demokrasi Indonesia pada Pemilu 2024 yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Sumatera Utara, Rabu (25/5/2022) di Hotel Grand Mercure Maha Cipta Medan Angkasa, Jln. Sutomo No.1 Medan sepakat menyatukan visi misi program Partai.


Kegiatan yang dihadiri Ketua BM PAN Sumut, Mora Harahap dan Sekretaris BM PAN Sumut, Ramadona Simbolon serta pengurus BM PAN Sumut dan pengurus BM PAN Kab/Kota menghadirkan 3 (tiga) nara sumber diantaranya, 1). Dr. Saleh Partaonan Daulay, M. Ag, M.Hum, MA (Ketua Fraksi PAN DPR RI). 2). H. Musa Rajekshah – Ketua DPD Golkar Sumatera Utara yang diwakilkan oleh, Irham Buana Wakil Ketua DPRD Sumut (Ketua Fraksi Partai Golkar) dan ke 3). Jafaruddin Harahap (Ketua DPW PPP Sumatera Utara.

Pada kesempatan tersebut, pada sesi pertama, Jafaruddin Harahap menyampaikan bahwa untuk menyatukan visi misi Partai dalam mensukseskan Pemilu 2024 adalah kerja sama.

“Koalisi pada pelaksanaan Pemilu adalah bagian yang sangat penting. Oleh karena itu perhatian untuk melihat peluang hendaknya perlu menjadi perhatian bersama. Artinya, untuk Pemilu 2024 mendatang jadikan Pileg dan Pemilu 2019 menjadi pembelajaran kita bersama,” ucap Jafaruddin.

Lanjut Jafaruddin menjelaskan bahwa sebagai Partai Politik yang memiliki rumusan juga perlunya persiapan pada pelaksanaan pemilu diantaranya, persiapan pada fisik (stamina) saksi dan PPS serta persiapan pihak penyelenggara Pemilu

Sehingga sambung Jafaruddin, tantangan Pemilu 2024 mendatang dengan adanya koalisi bersama saling mengisi sebagai efesiensi sorotan membagun demokrasi.

Bersamaan itu juga, Irham Buana yang juga sebagai nara sumber mengingatkan agar pada pelaksanaan Pemilu 2024, koalisi perlunya melihat dinamika, dimana pada pelaksanaan pemilu 2019 lalu yang sangat panjang.

“Dinamika pelaksanaan pemilu 2019 lalu harus menjadi pedoman pada pemilu 2024 mendatang untuk dapat memiliki gagasan dan mengeluarkan ide yang bermanfaat bagi partai dan koalisi berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Selin itu, Partaonan Daulay (Ketua Fraksi PAN DPR-RI) yang juga nara sumber pada Dialok Publik “Koalisi Gagasan Peluang & Tantangan Demokrasi Indonesia pada Pemilu 2024” menjelaskan bahwa koalisi pada pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang agar lebih serius. Sehingga keberadaan koalisi tidak hanya tertuju pada calon yang diusung, akan tetapi tujuan koalisi juga untuk kesejahteraan dan kepentingan bagi masyarakat Indonesia,’ ungkapnya mengakhiri.

Sebelum di akhir acara, ketiga nara sumber dan peserta dialog yang hadir melakukan tanya jawab untuk satu maksud dan tujuan yaitu, koalisi yang berpihak kepada rakyat.(Abdi)

Print Friendly, Pdf & Email