Dirjend KSP RI: Pengembangan Pertanian Lahan Kering di NTT Belum Dikembangkan Dengan Baik

Kupang-liputan4.com-Direktur Pembiayaan Pertanian, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan RI, Indah Megawati mengakui, program pembangunan dari pusat hanya berfokus pada lahan basah.

“Program pembangunan pertanian dari pusat di NTT selama ini belum tepat sasaran dan masih jauh dari yang diharapkan, padahal data dari BPS Provinsi NTT, tercatat jumlah lahan kering jauh lebih luas atau berada pada kisaran 1.331.337 ha, Sementara untuk lahan basah hanya berkisar 214.387 ha”.


“saya ada kekeliruan dalam program pengembangan pertanian di NTT. NTT lahan kering, (masalahnya) program pemerintah lebih banyak ke lahan basah dan lahan rawa,” kata Indah Megawati dalam gelaran  diskusi lahan kering di gedung DPD Provinsi NTT, Selasa (07/01/2020).

KULIAH GRATIS BEASISWA

Lebih lanjut Indah jelaskan, adanya kekeliruan pembangunan program tersebut disebabkan karena selama ini pemerintah pusat hanya berfokus pada pembuatan program tanpa melihat kebutuhan petani di setiap wilayah.

“Selama ini petani hanya sebagai obyek, sekarang kita (harus) kedepankan mereka menjadi subyek,” katanya

Salah satu program penting yang tawarkan olehnya adalah model pengembngan pertanian yang cocok dengan lahan kering.

“Sudah saya koordinasikan, kita akan lakukan program gerakan jagung,” ujarnya
Dengan adanya program tersebut diharapkan, pembukaan lahan baru khususnya lahan kering semakin gencar dilakukan di NTT. (pk)*