Dipakai Mudik, Mobil Ambulans Palopo Kecelakaan di Gowa

Dipakai Mudik, Mobil Ambulans Palopo Kecelakaan Di Gowa

BANTAENG – Satu unit mobil ambulans mengalami kecelakaan di Desa Garing, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (7/6/2019) malam.

Mobil ambulans tersebut merupakan mobil dinas berpelat DD 777 F.

Penumpangnya pun mengalami luka-luka, sehingga dilarikan ke Puskesmas Malakaji, Kecamatan Tompobulu, Gowa.

Kode pelat mobil ambulans tersebut menunjukkan kode asal Bantaeng.

Kadis Kesehatan Bantaeng, Andi Ihsan, memastikan itu bukan mobil ambulans daerah berjuluk Butta Toa ini.

Sebab setelah mendapati informasi tersebut, dia langsung melakukan kroscek terhadap semua armada ambulan milik Dinkes Bantaeng.

“Setelah kami kroscek, kami pastikan semua armada ambulans kita berada di tempat,” ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Sabtu (8/6/2019).

Selain itu, pihaknya pun selalu menyampaikan kepada jajaran Dinkes Bantaeng, agar mobil ambulans digunakan sesuai SOP.

Sehingga penggunaan mobil ambulans Dinkes Bantaeng, termasuk mobil BSB selalu merujuk pada SOP.

“Makanya tidak mungkin mobil ambulans Bantaeng itu digunakan mudik. Atau keperluan pribadi,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu rekan pengemudi mobil ambulans tersebut, Dadang menuturkan, kalau mobil tersebut adalah ambulans Kota Palopo, Sulsel.

Mobil dikemudikan oleh pria bernama Dg Sila, warga Togo-togo, Kecamatan Batang, Jeneponto.

Pengemudi mobil tersebut menurutnya, sedang menyelesaikan pengerjaan proyek Puskesmas di Palopo.

“Sehingga kepala Puskesmas tersebut meminjamkannya mobil ambulans, untuk dipakai mudik ke Jeneponto,” jelasnya kepada TribunBantaeng.com.

Dia berada di Kabupaten Gowa, untuk bersilaturahmi dengan sanak keluarga pada daerah tersebut.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyampa masyarakat Kabupaten Gowa dalam open house Idulfitri 1440 Hijriah di Rujab Bupati Gowa. (Humas Pemkab Gowa)

Namun nahas, insiden kecelakaan menimpanya bersama sejumlah keluarga yang menumpangi mobil tersebut. (*)