PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

Dinkes Pegunungan Bintang Lakukan Surveilans Penyakit Menular dan Tidak Menular di 9 Distrik

Pewarta: Redaksi Papua Topik: Papua
  • Bagikan
Dinkes Pegunungan Bintang Lakukan Surveilans Penyakit Menular dan Tidak Menular di 9 Distrik
Tim P2PL

JAYAPURA |  Dinas Kesehatan Kabupaten Pegunungan Bintang, Bidang P2PL (Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan) sedang melakukan surveilans penyakit menular dan tidak menular di 9 Distrik yang ada di Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Pelaksanaan kegiatan surveilans penyakit menular dan tidak menular yakni mulai pada bulan Juli sampai September 2021 di 9 Distrik yakni Distrik Serambakon, Okaom, Kalomdol, Kiwirok, Okbibab, Okbab, Oklip, Batom, Mofinop” ujar M. Iriyanto Pawika selaku Ketua Tim P2LP saat dihubungi awak media (31/08/2021).

Iriyanto mengatakan sampai saat ini pihaknya telah melakukan kegiatan tersebut di 3 Distrik yakni Distrik  Kiwirok, Okbibab dan Batom.

“Pemerintahan di tiga distrik tersebut sangat merespon dan mendukung kegiatan ini baik dari Kepala Distrik, TNI dan Polri semua mendukung dan menyambut dengan sangat baik,” kata Iriyanto

Untuk pelaksanaan di distrik lainnya, Tim P2LP sedang menunggu jadwal dari pihak maskapai penerbangan dengan target 1 minggu dapat mengunjungi 2 hingga 3 distrik.

Surveilans penyakit menular dan tidak menular adalah kegiatan pengamatan secara sistematis dan terus menerus terhadap penyakit atau masalah-masalah kesehatan serta kondisi yang mempengaruhi terjadinya penyakit atau masalah-masalah kesehatan tersebut, agar dapat melakukan tindakan penanggulangan secara efektif dan efisien  melalui proses pengumpulan, pengolahan data dan penyebaran informasi Epideimiologi kepada penyelenggara program kesehatan.

Iriyanto Pawika  juga menjelaskan bahwa pada awalnya surveilans epideimiologi banyak dimanfaatkan pada upaya pemberantasan penyakit menular.

“Tetapi pada saat ini surveilans juga diperlukan pada setiap upaya kesehatan masyarakat, baik upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular seperti Covid-19 maupun terhadap upaya kesehatan lainnya,”

Selain itu, Iriyanto Pawika juga mengharapkan dukungan dari masyarakat di 9 Distrik tersebut agar program yang dilakukan dapat berjalan dengan baik dan lancar untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

“Mudah-mudahan ini menjadi awal pencerahan tentang penyakit menular dan tidak menular khususnya ditengah pandemi Covid-19 sehingga kita harus mencegah karena pada prinsipnya orang sueveiland itu bicara prinsipnya satu yakni mencegah lebih baik dari pada mengobati,” pungkasnya.

Penulis  : Berti

Editor : Red/Papua

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan