News  

Diduga Fiktif, Kegiatan Desa Sukadanau Dipertanyakan warga.

Cikarang barat, Liputan4.com
Sabtu, 3/10/2019. Beberapa waktu lalu kabar mengenai adanya dugaan pekerjaan Desa Sukadanau yang tidak dilaksanakan di salah satu titik (RT) diwilayah Desa tersebut, Warga Desa Sukadanau Cikarang Barat mempertanyakan Titik/lokasi perkerjaan yang terdapat pada Berkas Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Penggunaan Dana Desa (DDS) Tahun Anggaran 2019 yang bersumber dari dana APBN Tahap 1.

Berdasarkan pantauan perkembangan tim liputan4.com saat ini, LPJ Desa Sukadana Tidak Terdapat tanda tangan Sekertaris desa, seharusnya dilibatkan dalam pembuatan Laporan tersebut.


Pernyataan tersebut Dikuatkan oleh pernyataan warga yang wilayahnya yakni salah satu RT yang wilayahnya dimasukan dalam laporan kegiatan di SPJ, Bahwa di wilayah tersebut terdapat kegiatan jaling, membenarkan bahwa di wilayah RT nya Tidak terdapat Kegiatan yang bersumber dari Dana Desa Sukadanau.

Sejauh ini dari Konfirmasi beberapa Media yang telah menemui Kepala Desa Sukadanau Mulyadi menerangkan bahwa Mulyadi saat dikonfirmasi Mulyadi hanya Berdalih, Bahwa dirinya tidak mengetahui Bahwa dalam SPJ Tahap 1 Tahun 2019 terdapat Kegiatan yang belum dilaksanakan di salah satu RT, dan akan melaksanakan pada Anggaran Tahap II.

KULIAH GRATIS BEASISWA

“Saya Tidak mengetahui jika di RT tersebut masuk dalam kegiatan di dalam SPJ TAHAP 1, Memang akan dianggarkan Ditahap II, nanti akan dibangun”. Ungkapnya.

Dalam Hal ini salah satu masyarakat bekasi Baron yang Menyoroti kegiatan ini membenarkan bahwa dirinya sudah mengecek langsung ke lapangan dan memastikan bahwa tidak ada kegiatan dilokasi yang dimaksud di LPJ Desa Sukadanau, Sesuai dengan Bukti LPJ Yang ditunjukkan Kepada Media Liputan4.com Baron menunjukan bukti LPJ Desa Sukadanau APBN Tahap 1 tahun 2019, dimana terdapat 1 titik yang tidak dikerjakan oleh Pihak Desa.

“Saya bisa memastikan di LPJ Desa Sukadanau, APBN Tahap 1 tahun 2019 tidak ada pengerjaan disalah satu RT, padahal laporan nya ada, saya menduga bahwa pihak-pihak terkait di lingkungan Pemdes Sukadanau Memanipulasi laporan, ini kan jelas merugikan Negara dan Masyarakat, jadi saya berharap penegak Hukum, Baik di Kejaksaan ataupun Tipikor mengambil Langkah untuk segera mengaudit Desa Sukadanau”. Paparnya.

(Baron)