Diduga Ada Penyimpangan, Pekerjaan Proyek Konstruksi Jalan Makadam di Batu Ampar Dipertanyakan Warga

  • Bagikan
Diduga Ada Penyimpangan, Pekerjaan Proyek Konstruksi Jalan Makadam di Batu Ampar Dipertanyakan Warga

Liputan4.com, Sumenep – Pekerjaan proyek konstruksi jalan makadam di Dusun Perengan Laok, Desa Batu Ampar, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diduga penuh dengan tanda tanya besar.

Pekerjaan jalan makadam tersebut dari material yang digunakan dilokasi pekerjaan tidak sesuai spekulasi yang sudah ditentukan. Dalam proyek ini dapat diduga ada banyak penyimpangan.

“Batu yang dipakai adalah batu apung dan juga cara penyusunan batunya sudah amburadul kata masyarakat setempat dan juga pekerjaan jalan makadam masyarakat dari Dusun Perengan Laok Desa Batu Ampar tidak tahu proyek tersebut berasal dari mana karna dilokasi pekerjaan tidak ada papan nama informasi,” kata Abdurrahem selaku Ketua Koordinator Investigasi dan Pengawas JCW Jawa Timur, Rabu (7/4/2021).

Pekerjaan konstruksi jalan makadam yang ada di Dusun Perengan Laok itu tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan satuan anggaran biaya (SAB).

“Dimana bahan material yang dipakai dilokasi pekerjaan jalan makadam dalam segi kualitas batu yang dipakai itu sudah menyalahi aturan dan batu tersebut adalah batu apung,” jelasnya.

Pihaknya juga mengatakan, kalau pekerjaan jalan makadam tersebut diduga dikerjakan melalui korporasi dan pelaksana pekerjaan mengerjakan dengan asal-asalan tanpa membaca mikanisme dalam melakukan pekerjaan jalan makadam atau pelaksana pekerjaan tersebut tidak bisa membaca RAB secara per item.

Dalam melakukan pekerjaan konstruksi jalan makadam ada 2 (dua) macam yaitu:

1. Dry Bound makadam jika tebal lapisan pengisian 15 s/d 25 cm, lapisan itu sendiri dari 2 lapisan, sedangkan bila lebih dari 25cm terdiri dari 3 lapisan harus dibuat sama tebal. Untuk batu berukuran 6-8 cm harus menggunakan mesin penggilas minimal 6 ton. Tiap 1000 M2 dari bidang permukaan lapisan harus digilas, minimal 10 jam penggilasan.

2. Water Bound makadam yang membedakan Dry Bound makadam dan water Bound makadam adalah pada water Bound makadam,selama waktu penggilasan permukaan lapisan batu yang digilas itu harus terus menerus disiram air lapisa batu diatasnya baru boleh dihamparkan jika lapisan batu terdahulu telah padat, rata, dan kering.

Tambah Rahem, ia menjelaskan bahwa susunan lapisan pada pengerasan jalan makadam yang lengkap dari bawah ke atas yaitu:

Lapisan pasir yang berfungsi untuk memperbaiki tanah dasar, mencegah masuknya air kapiler dari tanah dasar ke dalam lapisan batu pecah dan sebagai alat drainase.

Lapisan pondasi yang dibuat dari batu pecah yang besar yang berukuran 25-20 cm. Sebaiknya barasal dari batu gunung pecah ini harus dipasang tegak lurus berdampingan satu sama lain dengan rapat.

Lapisan pengisian diberi batu pecah kecil berukuran 6-8cm,lapisan ini dihamparkan diatas lapisan pondasi sehingga bisa mengisi celah-celah pada lapisan pondasi dan digilas hingga ketebalan 8cm dan digilas juga.

Lapisan Aus atau lapisan penutup terbuat dari batu-batu kecil berukuran 4×6 cm dengan ketebalan minimal 6-7cm dan digilas dan terus ditaburi batu berukuran 1-1,5cm.

Dalam sehari dalam pekerjaan konstruksi kita selalu menemukan kesalahan dalam pekerjaan konstruksi dimana pelaksana pekerjaannya tersebut selalu tidak fokus kepada kualitas pekerjaan yang baik.

“Pelaksana pekerjaan selalu mengedepankan hasil yang besar tanpa memandang mutu sisi kualitas pekerjaan baik dan ada juga pelaksana pekerjaan dilapangan tidak tau membaca RAB sehingga hasil pekerjaannya tidak maksimal dan amburadul,” ujarnya.

Fauzi selaku PJ Kepala Desa Batu Ampar, saat dihubungi melalui via telepon untuk mau dikonfirmasi terkait pekerjaan proyek konstruksi jalan makadam di Dusun Perengan Laok, Desa Batu Ampar diduga ada penyimpangan. Saat ditelepon tidak diangkat. Upaya tersebut dalam rangka untuk memperjelas kebenarannya. Akan tetapi, sampai berita ini naik. Pihaknya sama sekali tidak bisa dihubungi.

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
1
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan

Channel Liputan4 TV – Live News

Desa Bumi daya Dalam Pengelolaan Bumdes patut di jadikan percontohan

34
0
0

Peresmian Usaha Unit Bumdes Maju Bersama Oleh Camat Palas Program one Village one outlet

16
0
0

Trobosan Baru Budidaya Udang Dengan Air Tawar Di Palas

67
0
0

Kegiatan Soft Opening Wisata Pantai Muara Indah Suak

34
1
0