Di duga tengkulak Permainkan Harga Gabah, Dimasa pademik virus covid -19.

Di Duga Tengkulak Permainkan Harga Gabah, Dimasa Pademik Virus Covid -19.

Palas lampung selatan liputan 4 com.Para tengkulak diduga selalu bermain dalam penentuan harga gabah di tingkat petani. Di masa pandemik covid 19 Karena pembeli dari luar lampung ( jawa) tidak bisa masuk , maka hasil panen padi MT 1 mau tidak mau harus dijual dengan tengkulak lokal , meski harga beras tinggi hingga Rp 10 ribu nyampai 12 ribu perkilogram, namun para petani kesusahan menjual hasil panennya, petani hanya menjual gabahnya sebesar Rp 4.100 – 4200 harga gabah panjang sedangkan muncul  Rp 3.800 perkilogram.

Temuan ini didapatkan dari investigasi liputan 4 com. Saat kami di lapangan," jum,at (1/5/2020).diDesa bali agung kecamatan palas.ketut mengatakan permainan harga ini adalah kebiasaan dari tengkulak. Menurut dia,ketika memasuki musim panen dan apalagi tengkulak Dari luar daerah tidak bisa masuk untuk membeli hasil panen para petani Karna wabah virus covid 19.


Dan yang paling menyedihkan hasil petani  bening dan kisat malah tidak mau dibeli dgn alasan padi banci , terlalu panjang dan rendement tdk kluar, maka, petani mengeluhkan dgn permainan para tengkulak.
“Kalau petani penggarap yang punya gabah juga bisa untung. Harganya stabil. Tapi, para tengkulak tentu paling banyak untungnya. Sedangkan, buruh tani paling tidak diuntungkan. Sebab, selain tidak punya pendapatan mereka juga harus beli beras yang mahal,” ujarnya.

Menurut petani lainnya yang engan disebutkan namanya saat panen raya banyak pedagang dari luar daerah tetutama Dari pulau jawa yang menyerbu Hasil pertanian dari palas “saat belum adanya wabah virus covid 19.

Mereka membeli padi hasil panen petani dengan tingkat persaingan yang tinggi, utamanya dengan para tengkulak di Dari jawa. Informasi yang beredar, pedagang luar daerah tersebut mau membeli gabah relatif tinggi dibandingkan dengan tengkulak atau pedagang lokal. Karena itu, ada sebagian pedagang lokal yang sempat menolak pedagang luar daerah tersebut karena kalah bersaing.(lukas)

[zombify_post]