Di duga Rumah Sakit KSH Tidak Ada Kebijaksanaan

Di Duga Rumah Sakit Ksh Tidak Ada Kebijaksanaan

Liputan4.com 13/04/2022
PATI
Jawa Tengah
Rumah Sakit Keluarga Sehat (KSH) yang terletak di jalan Sudirman Margorejo Pati Jawa Tengah Diduga
Prosedur Rumah Sakit Menahan barang berharga yang sesuai nominal kekurangan atau penundaan pembayaran pasien, apabila keluarga pasien tidak bisa membayar lunas administrasi dan bisa jadi menahan jenasah pasien yang meninggal untuk di bawa pulang.

Di Duga Rumah Sakit Ksh Tidak Ada Kebijaksanaan


Di Duga Rumah Sakit Ksh Tidak Ada Kebijaksanaan

Awal kejadian ibu Sumarni RT 01 RW 03 karang wotan desa karang wotan Pucak wangi Pati jawa tengah,
Di rawat di rumah sakit Keluarga Sehat (KSH) akibat pendarahan pecah pembuluh di kepala yang mengakibatkan harus di rawat di ruang ICU sempat mengalami koma, yang kemudian sadar dan di pindah di ruang perawatan.

Sumarni kembali kritis dan harus di rawat di ICU hingga 3 kali namun yang ketiga kalinya Sumarni, tidak tertolong akibat mengalami penurunan daya tahan tubuh yang menyebabkan meninggal nya sumarni pada Tanggal 13 April 2022 sekira pukul 06.30 WIB, menurut keterangan Bambang alias Bagus selaku menantu Sumarni.

Namun yang di sayangkan setelah di nyatakan meningal oleh RS Keluarga Sehat (KSH).
keluarga hendak membawa pulang jenasah ibu Sumarni ketika mau menyelesaikan admistrasi,dikarenakan sumarni sudah meninggal secara tiba tiba.

Pihak keluarga pasien meminta agar pihak Rumah Sakit memberikan kebijakan atas penundaan kurangnya administrasi pembayaran, akan di selesaikan setelah pemakaman pasien di karenakan kami keluarga lagi panik. ungkap Bambang yang di kenal dengan sapaan bagus.

Di Duga Rumah Sakit Ksh Tidak Ada Kebijaksanaan

Namun dari pihak Rumah Sakit Keluarga Sehat (KSH) malah meminta jaminan, yang sesuai nominal pembayaran kekurangan pasien kepada Rumah Sakit, berupa sertifikat,motor atau mobil.
Saat bagus menanyakan apakah semua pasien yang mengalami penundaan kekurangan pembayaran selalu di perlakukan demikian.
Kasir menjawab iya karena ini prosedur dari Rumah Sakit Keluarga Sehat katanya.

Dan dari pihak RS keluarga Sehat menahan mobil kepunyaan keluarga pasien untuk jaminan.
Informasi via telpon dengan keluarga pasien bagus 13/04/2022