Image

Desa Simpangan Siapkan 2 Posko Siaga dan Pengobatan Bagi Para Pengungsi

Kabupaten Bekasi Liputan4.com
Kamis, 2/1/2020. Dalam rangka antisipasi penyakit terhadap warga pasca Bencana Banjir di wilayah Desa Simpangan Kecamatan Cikarang utara Kabupaten Bekasi, Pemerintah Desa Simpangan mengadakan pengobatan gratis di posko Banjir yang berlokasi di beberapa posyandu desa simpangan kabupaten bekasi.
 
Pasca pergantian tahun baru 2020 hampir di seluruh wilayah indonesia termasuk kabupaten Bekasi mengalami banjir, begitu pun Desa Simpangan, banjir melanda 13 Rt dan beberapa kampung di Desa tersebut.

Banjir juga menerpa kediaman Kepala Desa Simpangan H.Kurma Setiawan yang mana Air setinggi 1 Meter masuk kedalam ruumahnya sehingga semua barang-barang dan seisi rumah ikut terendam air.

H.Kurma Setiawan Bersama Aparat Desa Simpangan mendirikan 2 Posko Banjir dan mengadakan pengobatan gratis untuk warga yang terkena Banjir selain itu aparat Desa Simpangan telah membagikan sebanyak 500 Nasi Bungkus untuk masyarakat yang terkena Banjir tersebut.

H. Kurma Seyiawan menghimbau kepada jajarannya di Pemerintahan Desa Simpangan, untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana banjir tersebut.

“Saya telah menyampaikan kepada seluruh ketua RT/RW serta Aparatur Desa Simpangan agar ikut berpartisipasi saling berbagi pada Warga Masyarakat Desa Simpangan yang terkena musibah banjir”. Ujarnya Kepada Liputan4.com

Begitu pun Sekertaris Desa Simpangan Cecep Sholahuddin yang sudah 2 hari belum bisa pulang kerumahnya, disebabkan Air setinggi 1,5 meter telah merendam kediamannya. Terlepas dari itu, sebagai seorang Pelayanan Masyarakat, Cecep Tetap mementingkan Pelayanan warga nya dengan Standby di Posko Siaga Banjir Desa Simpangan.

Saat awak Media Liputan4.com mengunjungi Posko banjir Desa Simpangan tampak Bidan Dewi selaku Bidan Desa tengah sibuk melayani warga yang berobat.

Bidan Dewi mengatakan dirinya menerima sekitar 70 warga dan pengungsi yang hendak memeriksakan kesehatannya, dan dirinya mengaku dalam melayani pemeriksaan kesehatan pengungsi dirinya dibantu oleh Tim dari Puskesmas Cikarang Utara.

“Setiap Harinya sekitar 70 warga yang datang  untuk berobat dan memeriksakan kesehatan nya, saya dibantu ada tim kesehatan Utusan dari Puskesmas yang di perbantukan di Posko ini”. Jelasnya

Firman selaku ketua Tim kesehatan Puskesmas Mekar Mukti Kecamatan Cikarang Utara Mengatakan jika ada beberapa posko pelayanan kesehatan di wilayah yang tergenang banjir di Kecamatan Cikarang Utara.

“saat ini Puskesmas Mekarmukti mendirikan 4 Posko dari 3 Desa di antaranya Desa Simpangan, Desa Mekarmukti dan Desa Tanjungsari, setiap Posko di perbantukan antara 2 sampai 3 orang  bekerja sama dengan kader Desa setempat. Posko ini biasa nya didirikan sekitar 3 hari, namun kami dari Tim Puskesmas Mekarmukti akan terus memantau kondisi warga hingga 7 hari kedepan”. Jelasnya

Selain dari tim PUSKESMAS Mekarmukti Kecamatan Cikarang utara, dan juga tim Kesehatan dari RS. Annisa yang turut membantu terjun langsung di Posko Banjir Desa Simpangan tersebut.

RS. Annisa turut Berpartisipasi memberikan pengobatan gratis serta membagikan makanan untuk warga yang terkena banjir. Dr Reni Dwi Parihat Puteri adalah salah satu Tim Dokter Rumah Sakit Anisa yang turut membantu warga di posko Banjir Desa simpangan Kecamatan Cikarang utara Kabupaten Bekasi.

Dokter Reni Dwi Parihat memaparkan jika RS Annisa memerlukan 8 Tim medis untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah banjir, selain itu tim juga menyediakan bantuan berupa makanan siap saji bagi para pengungsi.

“Dari kami dari tim Kesehatan Rumah Sakit Anisa mengirim 8 orang tim Medis yang terdiri dari Perawat, Apoteker dan Dokter selain melayani Pengobatan Gratis juga Warga yang Berobat di Posko Banjir diberikan Makanan, Seperti Mie instan, dan Biscuit”. paparnya.

Liputan : Icun Sanjaya

Leave a Reply