Desa Salenrang Kecamatan Bontoa Masuk Dalam Daftar Penerima Insentif Kinerja Desa TAKE.

Desa Salenrang Kecamatan Bontoa Masuk Dalam Daftar Penerima Insentif Kinerja Desa Take.

Liputan4.com Maros, Pemkab Maros Menjadi Yang Pertama Di Sulsel Menerapkan Skema Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE). Peluncuran program Digelar Di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Selasa, 1 Maret 2022.

Dengan Demikian, Pemkab Maros Mulai Menerapkan Insentif Kinerja Desa. Ada Reformulasi Kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD).


PLT DESA SALENRANG BASO, S.E., M.Si Mengatakan Sangat Mengapresiasi Pemkab Maros Yang Menyadari Bahwa Pembangunan Dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Memerlukan Keseimbangan. Antara Tujuan Ekonomi Dan Pelestarian Lingkungan Hidup,” tuturnya.

“Alhamdulillah Desa Salenrang Masuk Dalam Daftar 10 Besar Sebagai Desa Penerima Insentif Ekologi Dan Mendapatkan Penghargaan Dari Bapak Bupati Maros,” 

Ini Juga Sebagai Motivasi Desa Lain, Agar Bisa Meningkatkan Kinerja Desa, Dimana kebijakan TAKE Ini Merupakan Salah Satu Solusi Menurunkan Dan Mengatasi Berbagai Ancaman Ekologis Seperti Banjir, Terbatasnya Ketersediaan Air Bersih, Kebakaran Hutan Dan Lahan,” Timpalnya

Perumusan Awal Konsep Tersebut Diinisiasi Oleh Pemkab Maros Dalam Hal Ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bekerjasama Dengan Pilar Nusantara (Pinus) Dan The Asia Foundation (TAF) Indonesia.

Director of Environmental Governance Unit The Asia Foundation (TAF) Indonesia, Lili Hasanuddin Mengatakan, Kabupaten Maros Akan Menerapkan Kebijakan Insentif fiskal Untuk Tahun 2022 ini.

TAKE Ini Didasarkan Pada Nilai Indeks Kinerja Desa Yang Diukur Berdasarkan Empat Aspek Yakni Perlindungan Lingkungan Hidup, Ketahanan Bencana, Serapan Dana Dan Pembangunan Desa Yang Berkeadilan. Dan Kabupaten Maros Jadi Kabupaten Pertama Di Sulawesi Selatan Yang Menginisiasi TAKE.

Print Friendly, Pdf & Email