Dari 353 Penerima Bantuan Di Desa Hegarmanah, Sebanyak 97 KK Bermasalah

Dari 353 Penerima Bantuan Di Desa Hegarmanah, Sebanyak 97 Kk Bermasalah

LIPUTAN4.COM || BANDUNG – Masalah ketidaksesuaian data para penerima bantuan tunai dan non tunai untuk kompensasi covid-19 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih banyak terjadi diberbagai wilayah di Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung, Sabtu (02/05/2020). 

Seperti halnya yang terjadi di Desa Hegarmanah Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung Jawa Barat, masih terjadi ketidaksesuaian data para penerima bantuan tunai dan non tunai dari Pemprov Jabar ini. 


Berdasarkan pantauan liputan4.com di lapangan dari jumlah total Kepala Keluarga di wilayah Desa Hegarmanah sebanyak 2550, sebanyak 1606 KK diajukan pihak Desa untuk mendapatkan bantuan dan hasilnya hanya 353 KK yang mendapat bantuan tunai dan non tunai dari Pemprov Jabar serta 280 KK mendapatkan bantuan dari Dinsos Kabupaten Bandung. 

Ketidak sesuaian data masih menjadi kendala di Desa Hegarmanah, dimana data para penerima bantuan yang muncul kebanyakan bukan hasil data ajuan pihak Desa, orang meninggal, tumpang tindih bantuan ( penerima PKH dan BPNT masih menerima bantuan), dan warga mampu masih mendapatkan bantuan juga. 

Jumlah bantuan tunai dan non tunai dari Pemprov Jabar ini sebesar Rp. 500.000,-, dengan rincian bantuan uang tunai sebesar Rp. 150.000,- dan non tunai berupa sembako, diantaranya telor 2kg, beras 10kg, makanan kaleng 4 buah, gula 1kg, minyak 2 liter, terigu 1kg, vitamin C 1 paket, dan mie instan 16 bungkus. 

Pendistribusian para penerima bantuan di Desa Hegarmanah juga kurang merata, dimana ditiap RW perbedaannya cukup mencolok, ada disatu RW hanya satu orang yang mendapatkan bantuan sedangkan diwilayah RW lain puluhan orang mendapatkan bantuan. Seperti yang diutarakan salah seorang warga Desa Hegarmanah berinisial E (45) mengutarakan, saya heran kenapa di RW saya hanya satu orang saja yang mendapatkan bantuan, sedangkan diwilayah RW lain banyak, bahkan sampai puluhan orang, sedangkan masih banyak warga kurang mampu di RW kami, " Ujarnya. 

Ditemui dikantor Desa, Kepala Desa Hegarmanah Dedi Suryana mengatakan, jumlah penerima bantuan tunai dan non tunai dari Pemprov Jabar untuk warga Desa Hegarmanah sebanyak 353 KK.

 " Daftar penerima bantuan Pemprov Jabar ini kebanyakan bukan hasil data pengajuan dari pihak Desa, karena banyak yang tidak sesuai. 

" Ketidaksesuaian data penerima bantuan masih banyak muncul, diantaranya masih banyak warga mampu masih menerima bantuan, orang meninggal dan tumpang tindih bantuan ( para penerima PKH dan BPNT juga masih mendapatkan bantuan). Dari jumlah 353 KK penerima bantuan, ada 97 KK yang bermasalah karena tidak sesuai, " Ucap Dedi Suryana. 

Lebih lanjut Dedi Suryana menjelaskan, ketidaksesuaian data ini menyebabkan gejolak dan kecurigaan warga masyarakat kepada pengurus dan pihak Desa. Apalagi ada salah seorang warga mendapatkan bantuan yang kebetulan saudaranya pengurus RT/RW, semakin menambah kecurigaan dan suudzon warga kepada pihak kami, " Jelasnya. 

Saya berharap mudah-mudahan masyarakat yang tidak mendapat bantuan bisa ter-cover oleh bantuan dari yang lainnya, " Pungkas Dedi Suryana. 

Penulis: kuswandi

[zombify_post]