Dampak Belajar Online (Daring) Bagi Siswa dan Mahasiswa

Liputan4.Com-Maluku Tengah /09/09/2020. Dalam Rilisannya Ketua badan eksekutif stia said perintah masohi,(Rifal.G.Kolalina) iya menuliskan tentang DAMPAK BELAJAR ONLINE ( DARING ) DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER SERTA MORAL PESERTA DIDIK.

Fhoto Kolalina

Saat ini semua bangsa atau negara dilanda pandemi  covid-19, semua aktifitas dicegah untuk membatasi penyebaran wabah virus corona, termasuk institusi pendidikan baik dari tingkat sekolah dasar ( SD) sampai dengan perguruan tinggi ( PTS DAN PTN ) di negara saat ini. Sudah kurang lebih tiga bulan aktifitas pendidikan dilakukan secara daring tanpa tatap muka antara pengajar dan peserta didik.
Pembelajaran daring serta merta menyadarkan kita akan potensi luar biasa akan internet yang bisa di mamfaatkan sepenuhnya dalam brrbagai bidang. Termasuk bidang pendidikan, tanpa batas ruang dan waktu, kegiatan pendidikan bisa di lakukan kapanpun dan dimana pun, terlebih lagi di era di mana belum ada kepastian kapan pandemi ini berakhir sehingga pembelajaran daring adalah kebutuhan mutlak yang harus di penuhi oleh seluruh masyarakat indonesia.

Namun, di balik setiap sisi positif suatu hal pastilah tersimpan sisi negatif.atau setidaknya kemungkinan buruk bisa terjadi meskipun secara formal kegiatan pendidikan masih bisa dilakukan secara daring. Karena siswa dan mahasiswa harus belajar dirumah akan berdampak pada penumbuhan dan pengembangan peserta didik selama masa pandemi berlangsung, rasanya sedikit terabaikan. Saat proses pembalajaran daring berlangsung guru atau dosen hanya akan mengontrol lewat layar monitor atau hendphon.

Sebelumnya, ketika kegiatan pendidikan di sekolah maupun di perguruan tinggi. Pendidikan karakter dilakukan dengan pengawasan langsung dari guru atau dosen.kegiatan-kegiatan yang mendukung pendidikan karakter masih bisa dilakukan langsung secara intensif dan masih bisa diukur keberhasilannya.

Keteladan para pendidik yang dilihat dan dirasakan langsung oleh para mahasiswa dan siswa adalah kunci utama pendidikan karakter di lembaga pendidikan. Terlebih pada keadaan saat ini. Di mana para orang tua teramat sibuk bekerja, khususnya disaat proses-proses pembelajaran daring dilakukan. Tentunya mereka tidak bisa mengawasi langsung apa yang dilakukan oleh anak-anak mereka.Fhoto KolalinaYang di khawatirkan jika pandemi ini berlangsung lama dan pembelajaran daring dilakukan setahun penuh, atau mungkin lebih. Generasi muda bangsa ini akan terbiasa dengan kemudahan-kemudahan yang tak mendidik dan mendewasakan mereka. Bisa jadi akan kehilangan setahun pendidikan karakter yang nilainya sangat berharga bagi bekal menjalani hidupnya.

Bangsa ini tidak lagi menghadapi ancaman orang-orang pintar diera Revolusi industri 4.0 hari ini. Diera revolusi industri 4.0 generasi muda bangsa ini harus melakukan segala aktifitasnya melalui internet, namun watak bangsanya tidak berbanding lurus dengan kondisi yang di alami oleh sipil societe hari ini.
Maka perlu adanya penumbuhan karakter bagi perserta didik di institusi pendidikan baik sekolah dasar(SD) maupun perguruan tinggi hari ini.Fhoto KolalinaBangsa ini membutuhkan generasi muda yang karakter positifnya terbentuk dan itu hanya bisa di raih. Dengan pendidikan karakter yang mengedepankan keteladanan para pengajar yang harus disaksikan dan di tiru langsung para siswa dan mahasiswa.red.

[zombify_post]

Leave a Reply