Curi Motor di Jeneponto, Pelaku di Tangkap Tim Pegasus Polres Jeneponto di Makassar.

Jeneponto, Liputan 4. Com. Tim Pegasus Polres Jeneponto Lakukan Penangkapan Terhadap Terduga Pelaku Curanmor di Jl. Muhammadiyah Makassar, Jumat 21.30 Wita.

Dikatakan Kasub. Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul, SH.
Tim Pegasus Polres Jeneponto yang dipimpin Kasat Reskrim IPTU Andri Kurniawan, S.T.K, S.H, S.I.K bersama Kanit resmob AIPDA Abd. Rasyad yang di back up Unit Resmob Pelabuhan lakukan penangkapan terhadap pelaku curanmor di wilayah pelabuhan Makassar yang bernama Nd Bin Soddin yang berumur 32 tahun dan bekerja sebagai buruh bangunan beserta beralamat di Jl. Maccini Karuwisi Kota Makassar dengan dasar Penangkapan – LPB/ 125/ IV / 2020/ Sulsel/ RES Jeneponto dan – Sp. Kap / 39 / IV / 2020 / reskrim. ” Kata AKP Syahrul.


Dan AKP Syahrul juga menyebutkan bahwa Korban bernama Putri Yanti Bin Sampara berumur 37 tahun yang bekerja IRT dan berbagai di Kampung Beru Desa Pa’rasangan Beru Kec. Turatea Kab. Jeneponto dengan kronologis kejadian, Motor Yamaha Vixion yang bernomor Polisi DD 2966 GU berwarna biru di Parkir oleh Korban di dalam rumah dan saat Korban kembali ke rumahnya Motor tersebut sudah tidak ada di tempatnya. Namun
pada hari Jum’at 1 Mei 2020 Team mendapat informasi terkait keberadaan pelaku yang berada di sekitar wilayah pelabuhan yang menelpon korban untuk minta ditebus Motor tersebut sebesar Rp. 2.500.000. Dan saat pelaku diketahui keberadaannya, Team langsung koordinasi dengan Resmob Pelabuhan untuk di back up. Saat itu, korban telpon Pelaku minta ketemuan di sekitar jalan Muhammadiyah untuk dilakukan transaksi, saat itu pelaku sudah terpantau oleh Team disekitar lokasi sehingga Team langsung mengamankan Pelaku bersama motor Yamaha Vixion yang di duga adalah hasil curian. Bersama Barang Bukti, Pelaku dibawa serta ke Posko Resmob Pelabuhan untuk diintrogasi. Dan
dari hasil introgasi Pelaku mengakui perbuatanya bahwa dirinya telah mencuri Motor Yamaha Vixion warna biru di wilayah Jeneponto sehingga Pelaku dibawa ke Polres Jeneponto untuk proses lebih lanjut. ” Tutup AKP Syahrul

( Spr ).*