Calon Kades Petahana Desa Siahap Sergai Diduga Gunakan Ijazah SD Palsu

Calon Kades Petahana Desa Siahap Sergai Diduga Gunakan Ijazah Sd Palsu

Keterangan gambar :Kantor Desa Siahap Kecamatan Bintang Bayu, Kab Sergai / Dmk

Liputan4.com, Sergai – Calon Kepala Desa dan juga petahana di Desa Siahap Kecamatan Bintang Bayu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut) Suandiono Sipayung diduga menggunakan ijazah SD palsu dalam pendaftaran menjadi calon kepala Desa Siahap.

Anehnya lagi, Suandiono Sipayung bahkan bisa lolos dalam pendaftaran dan terpilih menjadi kepala Desa Siahap pada pemilihan Kepala Desa tahun 2016 silam.

Atas dugaan ijazah atau Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) SD palsu tersebut, Suandiono Sipayung disinyalir telah membohongi masyarakat Desa Siahap dan diduga kuat telah melakukan persekongkolan dengan tim pendaftaran Kepala Desa pada tahun 2016 silam dan pada tahun 2022 yang akan diselenggarakan pada tanggal 31 maret.

Salah satu warga Desa Siahap berinisial S kepada awak media, selasa (29/03/2022) mengatakan, ” Ya setau saya memang Kepala Desa kami tidak Tamat SD, Tapi kok bisa menjadi kepala Desa ya? ” Ujar warga.

Untuk diketahui Suandiono Sipayung pernah sekolah di SDN 101987 Bintang Bayu. Namun, menurut sumber yang diterima awak media, Suandiono Sipayung tidak pernah Tamat SD melainkan hanya sampai pada kelas III SD saja.

Menanggapi hal tersebut Mustapa Kamil Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Desa Siahap saat dikonfimasi awak media via seluler, Selasa (29/03/2022), Menuturkan, P2KD telah menerima berkas lengkap dari Suandiono Sipayung.

” Yang saya terima berkas ijazah SD nya sudah disahkan Dinas Pendidikan Kab Sergai Pak. Suandiono Sipayung Tamat SMP Pak ” Tuturnya.

Namun ketika disinggung SMP mana Suandiono Sipayung Tamat, Siapa nama Kepala Sekolah dan tahun berapa Suandiono Sipayung?

” Saya lupa lah pak, Saya tidak pegang berkas dan bukan ranah saya menjelaskan ini. Datang sajalah pak ke Desa Siahap ” Ujarnya lagi.

Sementara itu, Suandiono Sipayung saat di konfirmasi awak media via whatsapp dihari yang sama belum menjawab pertanyaan awak media. (Dmk)