PPDB KOTA MEDAN 2022

Bupati Pamekasan Ajak Pejabat dan Masyarakat Bersama-sama Bangun Pamekasan Agar Mampu Berdaya Saing dengan Kabupaten Maju di Indonesia

Bupati Pamekasan Ajak Pejabat Dan Masyarakat Bersama-Sama Bangun Pamekasan Agar Mampu Berdaya Saing Dengan Kabupaten Maju Di Indonesia

Liputan4.com, Pamekasan I Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengajak seluruh Jajaran Pejabat di Lingkungan Pemkab Pamekasan bersama Lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Pamekasan agar mampu berdaya saing dengan Kabupaten maju yang ada di Indonesia.

Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam sangat getol mempromosikan potensi daerah agar bisa menjadi sumber ekonomi masyarakatnya, Kamis (12/05/2022).


H Baddrut Tamam Bupati Pamekasan mengajak semua Pejabat Pemerintah dan lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun Kota Gerbang Salam sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing agar mampu berdaya saing dengan kabupaten/kota maju di Indonesia.

“Siapapun bupatinya, ayo bangun dan jaga Pamekasan ini, bukan untuk saya, tetapi untuk anak-anak keturunan kita nanti. Kalau Pamekasan maju, kita ikut bangga,”tuturnya

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam juga mengajak untuk mencintai produk lokal atau produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) Pamekasan.

“Ini bentuk komitmen kami untuk mengangkat perekonomian masyarakat Pamekasan melalui potensi yang ada. Karena Pamekasan saat ini banyak produk yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar,” ungkapnya.

Bupati sarat prestasi tersebut tidak hanya sebatas mengajak masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan untuk mencintai produk lokal. Melainkan memberi contoh langsung kepada mereka dalam kehidupannya sehari-hari.

Hal ini dibuktikan dengan tidak malu-malu memakai produk Pamekasan dalam setiap kegiatan, termasuk kegiatan tingkat nasional yang bersinggungan langsung dengan pejabat luar daerah. Seperti memakai sepatu batik, baju batik, odeng batik, dan lain-lain.

Keberpihakan bupati Pamekasan membela para pelaku usaha kecil juga dibuktikan dengan adanya kebijakan kepada para ASN untuk membeli sepatu batik yang dapat digunakan setiap hari kerja sebagai upaya mempromosikan produk Pamekasan kepada khalayak yang secara otomatis dapat mengangkat ekonomi perajin.

Tidak hanya itu, bupati murah senyum ini mewajibkan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menggunakan konsumsi dari produk UMKM Pamekasan dalam setiap rapat dan kegiatannya agar anggaran pendapatan asli daerah (APBD) bisa dinikmati langsung oleh masyarakat.

Ya, sejak kepemimpinannya, terdapat banyak usaha baru di tengah-tengah masyarakat yang tumbuh hasil program wirausaha baru (WUB). Program ini tidak hanya menghasilkan sepatu batik, tetapi ada sandal, sarung, tas, songkok hingga sarung pria, serta produk olahan lainnya.

“Kalau kita berbelanja produk warga Pamekasan, maka uang kita tidak lari ke luar daerah. Sehingga masyarakat Pamekasan sejahtera,” tandasnya.

Print Friendly, Pdf & Email