Bupati Lotim NTB, Launching Bantun Beras Masa PPKM Untuk 149.620 KPM.

Reporter: Makbul Kategori: NTB, Pemerintahan
  • Bagikan
Bupati Lotim NTB, Launching Bantun Beras Masa PPKM Untuk 149.620 KPM.
Foto : H.M.Sukiman Azmy (Bupati Lombok Timur - NTB)

Liputan4.Com – Lombok Timur – Bupati Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat(NTB) H.M.Sukiman Azmy melaunching Bantuan Sosial Beras untuk Keluarga Penerima Manfaat(KPM) sebagai bantuan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat Imbangan Lombok Timur, untuk 149.620 KPM. Bertempat di Kantor Desa Rarang. Senin (19/07/2021).

Bupati Lotim NTB, Launching Bantun Beras Masa PPKM Untuk 149.620 KPM.

Menurut Bupati sesuai dengan arahan Presiden dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu bersama beberapa jajaran menteri terutama kepada Menteri Sosial yang diinstruksikan untuk membagi beras cadangan yang ada dimasing-masing Kabupaten. Bagi masyarakat kita terutama yang masuk dalam KPM termasuk PKH yang akan mendapatkan 10 Kilogram beras per KK.

“Sehinggaa tidak kurang dari 150 ton beras akan dibagikan mulai hari ini, dan  akan dibagikan dan didistribusikan kepada masyarakat kita dilombok timur dan pencanangannya dimulai hari ini, atau dilaunching hari ini di Kantor Desa Rarang,”ungkap Bupati Sukiman.

Bupati juga atas nama Masyarakat Lombok Timur, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan jajarannya menterinya terutama Menteri Sosial yang telah memberikan bantuan berupa beras 10 kilogram kepada masyarakat.

“Kepada masyarakat penerima Bupati minta agar bantuan tersebut dapat digunakan dengan sebaik-baiknya, jangan dijual tetapi harus disimpan karena kita tidak tahun masa pandemic covid-19 ini kita tidak tahu kapan berhentinya,”tegasnya.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Cabang Bulog Lombok Timur, yang akan menghantarkan barang ini (Beras-red) sampai ketingkat dusun tanpa biaya tambahan.

“Oleh karena itulah kebijakan Pemda Lombok Timur atau kebijakan saya beberapa waktu lalu menyerahkan beras kepada masyarakat kita KPM atau mereka yang dulunya BPNT kita mohon supaya dikawal oleh rekan-rekan PKH,agar masyarakat kita benar-benar mendapatkan haknya yaitu beras premium,”katanya.

Bupati juga mengingatkan dalam pemberian beras terhadap KPM dan bantuan social lainnya jangan sampai mendatangkan beras dari luar Kabupaten Lombok Timur, karena Kabupaten kita masih perlu pemasaran berasnya dengan harga yang baik.

“Untuk itu saya harapkan Bulog dapat menampung rekan-rekan dari suplair yang barang kali selama ini mensuplai berasnya pada agen-agen atau e-warung, sekarang ditingkatkan kwalitasnya dibeli oleh Bulog dulu pada mitranya lalu Bulog meningkatkan kwalitasnya baru dibagi oleh Bulog kepada e-warung dan KPM melalui e-warung yang sudah ditentukan oleh BRI,”tegasnya.

Bupati juga menambahkan kerjasama Pemda dan Bulog ini akan menguntungkan masyarakat kita, tidak lagi akan menerima beras yang tidak layak konsumsi dan diharapkan kerjasama ini akan berlanjut, sampai dengan tingkat kesejahteraan masyarakat kita dapat kita penuhi.

Bupati berharap, pengertian masyarakat karena Pandemi ini kita tidak tahu kapan berhentinya, kemudian vaksin sampai saat ini belum terpenuhi, karena seminggu yang lalu kita diberikan Vaksin hanya 6.000 dan sehari langsung habis, setelah itu belum lagi ada vaksin yang dikirim sampai saat ini.

“Mudah-mudahan besok datang vaksinnya, hari rabu kita bisa vaksin masyarakat meskipun bukan dalam jumlah vaksin yang tidak banyak, pada jumlah masyarakat yang akan kita vaksin relative cukup banyak, namun kemampuan kita menyiapkan vaksin relative terbatas,”terangnya.

Untuk itu menurut Sukiman Azmy ada dua alternative yang bisa kita lakukan untuk menghentikan Covid-19 ini, yang pertama melalui vaksinasi semakin banyak masyarakat yang di vaksin semakin besar jaminan imunitasnya sehingga tidak akan terjangkiti oleh Covid-19 itu.

“Yang kedua dengan menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat, kemana-mana kita pergi harus pakai masker, sesering mungkin cuci tangan, menjaga jarak dimanapun kita berada dan hindari kerumunan serta jangan keluar rumah jika tidak ada hal yang sangat penting untuk dilakukan,”pungkasnya. (Bul)

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan