PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

Bunga Langka Raflesia Arnoldi Ditemukan Di Desa Patomuan Pasaman Sumatera Barat

Pewarta: Hendri Kusuma Topik: Sumatera Barat
  • Bagikan
Bunga Langka Raflesia Arnoldi Ditemukan Di Desa Patomuan Pasaman Sumatera Barat

Liputan4.com Pasaman Sumatera Barat

Bunga langka Raflesia Arnoldi ditemukan mekar sempurna di Hutan Kemasyarakatan (HKM) Jorong 5 Pertemuan, Nagari Muaro Sungai Lolo, Kec. Mapat Tunggul Selatan, Kab. Pasaman-Sumbar.

 

Dengan jarak tempuh kurang lebih, Empat Kilo meter dari pemukiman penduduk desa patomuan, bunga indah tersebut ditemukan Sebelumnya hari Kamis tanggal 2 September 2021,bunga ini sudah ditemukan oleh sekretaris kelompok tani Kampuang Pulai,bapak Diwar dan bapak Parizal.M , saat pulang dari ladang gambir. namun masih diragukan oleh mereka, apakah itu bunga Raflesia atau tidak, saat di ceritakan di desa,yang menjadi pembicaraan oleh masyarakat dan salah satu mahasiswa disana menyuruh mereka memfoto bunga tersebut untuk memastikannya. Ternyata benar saja, tepat hari ini jawaban atas keraguan itu sementara ditemukan, Padma Raksasa atau nama latin Raflesia Arnoldi menjadi jawaban sementara untuk nama bunga tersebut.

 

laporan penemuan bunga tersebut diterima oleh Ketua Mahasiswa Patomuan, Leiyu Mahyudi, S.Tr.P, dia menyampaikan ke masyarakat agar bunga tersebut jangan diganggu, “biarkan saja dia tumbuh, jangan sampai diganggu, kapan perlu dipagar”

 

Alhamdulillah Desa Patomuan kaya, hutan lindung dan alam indah yang terus kami jaga kini dilengkapi oleh tumbuhnya tumbuhan eksotis yang langka yaitu raflesia atau bunga bangkai. Menurut sumber yang pernah saya baca tumbuhan ini ditemukan pada tahun 1818 oleh ahli botani inggris Stamford Raffles dan rekannya Dr. James Arnold, tumbuhan ini memiliki ciri unik di antaranya tidak memiliki daun, akar atau pun batang seperti tanaman pada umumnya dan hidupnya menumpang pada tanaman inang, dagingnya berwarna coklat kemerahan dengan bintik warna putih. Dari ciri yang hampir semua sama dengan bunga yang ditemukan masyarakat patomuan tersebut.

hal ini membuat dia semangat untuk meyakinkan masyarakat kalau itu bunga raflesia. Selanjutnya kita punya harapan agar hutan dan alam patomuan tetap dijaga dan terus diperhatikan, bukan saja oleh masyarakat setempat tapi juga oleh pemerintah, masyarakat menjaga hutan pemerintah meningkatkan perhatian kepada masyarakat penjaga hutan lindung tersebut.ujar nya pada wartawan liputan4.com

Dengan penemuan Bunga langka Raflesia Arnoldi ini maka hendaklah bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat patomuan,agar kedepan hutan yang benar-benar masih alami dan eksotis ini bisa di wariskan ke generasi penerus.maka dari itulah peran penting pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan hutan lindung agar tidak di rusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

 

 

wartawan liputan4.Com Rio Putra

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan