News  

Bumdes Karya Mekar Mandiri, Resmi Kelola Sampah Desa Panenjoan

Bumdes Karya Mekar Mandiri, Resmi Kelola Sampah Desa Panenjoan

LIPUTAN4.COM, BANDUNG || Untuk mencegah terjadinya pencemaran tanah, sungai, dan udara dari sampah, Bumdes Karya Mekar Mandiri resmikan tempat pengelolaan sampah di Kampung Pamoyanan RW 02 Desa Panenjoan, Kabupaten Bandung – Jawa Barat, Jum’at (18/09/2020).

Peresmian tempat pengelolaan sampah Desa Panenjoan ini diresmikan Camat Cicalengka H. Entang Kurnia, dihadiri Kepala Desa Panenjoan, BPD, LPMD, Perangkat Desa, Pengurus Bumdes, dan juga Tokoh masyarakat setempat.


Peresmian pengelolaan sampah ini, menjadi tonggak awal bagi Bumdes Karya Mekar Mandiri untuk sepenuhnya mengelola sampah di wilayah Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka. Dengan sistem Bank Sampah, Bumdes Karya Mekar Mandiri akan menjalankan sistem pengelolaan sampah, sehingga mempunyai nilai dan berdaya guna.

Bumdes Karya Mekar Mandiri, Resmi Kelola Sampah Desa Panenjoan

Hal ini didasari, karena adanya keprihatinan akan lingkungan di Desa Panenjoan yang semakin lama semakin dipenuhi dengan sampah, baik organik maupun anorganik.

Sampah yang semakin banyak tentu akan menimbulkan banyak masalah, sehingga memerlukan pengolahan seperti membuat sampah menjadi bahan yang berguna dan mempunyai nilai ekonomis. Pengelolaan sampah dengan sistem Bank Sampah ini diharapkan mampu membantu Pemerintah dalam menangani sampah dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Yeyet, Ketua Bumdes Karya Mekar Mandiri, menyampaikan, Alhamdulillaah puji syukur, bahwa mulai hari ini, Bumdes secara resmi  mengelola sampah di Desa Panenjoan. Dimana sebenarnya, sejak tahun 2016 Bumdes merencanakan pengelolaan sampah, namun kita hanya punya rencana yang menentukan adalah Dia pemilik alam semesta.

Bumdes Karya Mekar Mandiri, Resmi Kelola Sampah Desa Panenjoan

” Diawali dengan melihat tumpukan sampah ditengah tanah milik proyek dan dipinggir sungai, hati merasa sedih. Karena apa yang dilakukan, kita hanya memindahkan masalah bukan mencari solusi masalah. Kebanyakan orang berpikir yang penting dirumah dan lingkungan bersih, tetapi tidak perduli orang lain kebanjiran dan juga polusi “.

Dari situlah saya berpikir, kalau tidak dimulai dari sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi. Dimana konsep pengelolaannya dengan cara membuat Bank Sampah, ” jelas Yeyet.

lanjut Yeyet, konsepnya, sampah akan dipilah mana sampah organik dan anorganik. Dimana sampah organik akan kami jadikan pakan lele, magot, pupuk kompos, pupuk cair, dan biogas.

” Sedangkan sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomis akan kami jual, sebelum kami bisa memproduksinya menjadi bahan jadi. Untuk yang tidak memiliki nilai jual, akan kami daur ulang menjadi paving blok. Sedangkan sampah pakaian bekas akan kami jadikan pot bunga, ” lanjutnya.

” Konsep Bank Sampah ini, bisa mengubah pola pikir warga dari memandang sampah sebagai musuh, menjadi sampah sebagai kawan. Dan semoga apa yang kami cita citakan dapat berjalan dengan lancar serta sukses, untuk kesejahteraan dan kesehatan warga Desa Panenjoan, ” harapnya.

Ditempat terpisah, kepada awak media liputan4.com, Camat Cicalengka H. Entang Kurnia, mengatakan, saya sangat berterima kasih dengan dibukanya tempat pengelolaan bank sampah oleh Bumdes Karya Mekar Mandiri, karena selain telah sesuai dengan program Pemerintah Raksa Desa, juga sesuai visi dan misi Kabupaten Bandung yaitu Bandung bebas sampah tahun 2025.

” Selain memberdayakan masyarakat disekitarnya, juga memberikan edukasi bagi warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. Masyarakat hendaknya bisa mengelola sampah dengan cara memilah terlebih dahulu, mana sampah organik dan non organik,” ucapnya.

Lanjut Entang Kurnia, saya berharap keberadaan bank sampah dapat bermanfaat multi fungsi bagi masyarakat, sehingga kedepannya lingkungan kita lestari, bebas dari sampah, yang akan membuat lingkungan menjadi nyaman dan bersih.

Rencana kedepannya, disekitar area pengolahan sampah akan dibuat kolam ikan lele, perkebunan sayuran, dan tanaman hias.

Adapun dalam pengelolaan sampah ini, pihak Bumdes Karya Mekar Mandiri akan bekerjasama dengan Para Ketua RW, Ketua RT, Karang Taruna, Kader PKK, MUI, dan Tim Saber.

Penulis : kuswandi