Brigjen Dr Victor Pudjiadi SpB.,FICS.,DFM: Melawan Narkoba Lewat Edutainmen

Reporter: Norton Simanullang Kategori: Informasi Polisi
  • Bagikan
Brigjen Dr Victor Pudjiadi SpB.,FICS.,DFM: Melawan Narkoba Lewat Edutainmen

 

Liputan4.com, Simalungun

Tak banyak orang seperti dia. Perawakannya tergolong tinggi dengan ukuran pinggang terkontrol. Kumis tebal rapi. Senyum nya mahal. Mimik serius. Khas seorang perwira tinggi polri. Tapi, siapa sangka di balik sosok yang kelihatan selalu cool itu, Jenderal Polisi dengan bintang Satu di pundak nya itu seorang pesulap profesional. Dia lah salah satu pemegang lisensi penyuluhan tentang narkoba secara edutainment untuk para tenaga kerja di Indonesia. Ilmu sulapnya setara dengan pesulap profesional lain, Romi Rafael misalnya.

Sebagai dokter dan polisi ini, sehat tanpa narkoba adalah prinsip hidup yang tak bisa ditawar. Jenderal Polisi yang aktif bertugas di BNN Pusat ini juga memiliki Istri seorang jenderal bintang satu. Dokter juga. Tentu saja pola hidup sehat sudah menjadi habitnya di keluarga.

Bagi Brigjen Pol Dr. Victor Pudjiadi, SpB.,FICS.,DFM menjelaskan tentang bahaya Narkoba (Narkotika, Psikotropika dan obat terlarang) kepada anak- anak muda atau orang dewasa sekalipun itu bisa sederhana. Tak harus rumit. “Tak perlu menggunakan alat- alat peraga yang wah untuk menjelaskan bahaya narkoba. Cukup dengan kertas koran ini saja”, kata pria yang menyabet 16 rekor muri nasional ini sembari merobek robek kertas koran di tangan nya diikuti mister Badut, asistennya ketika memberikan materi tentang narkoba pada pelantikan pengurus MIO (Media Independen Online Indonesia) Siantar-Simalungun di Hotel Patra Jasa Parapat (16/07/2021) lalu lewat sulap.

Bagi pria yang menjabat sebagai Direktur Advokasi Deputy Bidang Pencegahan di Badan Narkotika Nasional (BNN) ini, melakukan penyuluhan tentang bahaya Narkoba sudah menjadi passion nya. Makanya, menjelaskan nya dengan gabungan edukasi dan entertainment sangat mengena bagi para audiens. Mendengar nya selama 1, 5 jam lebih tidak membosankan karena disertai tertawa ngakak oleh para peserta seminar.

“Jelaskan dan tunjukkan saja orang orang yang sakit dan akhirnya sekarat karena rusak tubuh dan otaknya, agar anak- anak atau ibu- ibu juga memahami betapa mengkonsumsi narkoba itu sangat merugikan diri sendiri dan keluarga atau masyarakat”, kata Pembina Orang ganteng dan orang Cantik se Indonesia ini.

Orang menjadi malas dalam hidup. Juga akibat narkoba kesehatannya akan rusak, termasuk rusak nya jaringan tubuh, otak dan memacu tindak kriminalitas, lanjut Dokter Spesialis ini di hadapan puluhan wartawan online Siantar Simalungun yang tergabung dalam MIO.

Maka, hindari lah narkoba. Hidup sangat indah dan bahagia tanpa narkoba, pesan nya mengakhiri presentasinya. (Enji)

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
1
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
Penulis: Norton Manullang
  • Bagikan