PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

BIN Sumsel : Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi ( Salus Populi Suprema Lex Esto )

Pewarta: Agus Maulana Topik: Pendidikan
  • Bagikan
BIN Sumsel : Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi ( Salus Populi Suprema Lex Esto )

Liputan4.com Sumatera selatan – Baturaja, Lebih kurang sebanyak 1.800 peserta didik dari Sekolah menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Baturaja Timur dan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Propinsi Sumatera Selatan mendapatkan vaksin Covid-19, Jum’at (10/9/21).
Pembukaan Vaksinasi Massal Untuk Pelajar tersebut dilaksanakan secara serentak dan resmi kegiatan dibuka di SMP Negeri 1 OKU dan tinjau langsung oleh Kepala Badan Intelinen Negara ( BIN ) Daerah Propinsi Sumatera Selatan Brigjen TNI Armansyah, S.H., dengan didampingi oleh Plh Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, MH., Ketua DPRD OKU H. Marjito Bachri, ST., Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo, S.IK., dandim 0403 OKU Letkol (Arh) Tan Kurniawan, S.AP., M.I.Pol, Kapos BIN OKU Raya Slamet Wibowo, M.IKom., Kepala Dinas Pendidikan OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP, MM., M.Pd., serta pengurus MKKS SMP Kabupaten OKU.

BIN Sumsel : Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi ( Salus Populi Suprema Lex Esto )

H.Teddy Meilwansyah, S., STP., M.M., M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU dalam laporan sambutannya mengatakan, terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Propinsi Sumatera Selatan, yang telah mengalokasikan sebanyak 1.800 dosis vaksin Sinovac untuk pelajar di OKU.

” Pucuk dicinta ulam pun tiba, karena kami memang sedang mencari-cari vaksin ini, tiba-tiba ada penawaran vaksin dari BIN, penawaran tersebut langsung kami jawab, kami siap menerima vaksin dari BIN Sumsel,” ungkap kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., MM., M.Pd., saat menyampaikan laporan selaku Ketua Pelaksana Vaksinasi Massal Untuk Pelajar usia 12-17 tahun.

Dijelaskan Teddy Meilwansyah kegiatan vaksinasi 1.800 pelajar tingkat SMP tersebut bertujuan untuk menciptakan kekebalan komunal atau herd immunity dan terhindar dari pandemi Covid-19 untuk pelajar SMP.

Menurut Teddy Meilwansyah kegiatan vaksinasi masal tersebut melibatkan pelajar SMP baik negeri maupun swasta yang ada di Kecamatan Baturaja Timur dan Baturaja Barat dengan pertimbangan karena kasus Covid-19 di dua kecamatan tersebut lebih tinggi dibandingkan kecamatan lainnya di Kabupaten OKU.

“Untuk tahap awal ini kita laksanakan di Kecamatan Baturaja Timur dan Baturaja Barat dengan pertimbangan kasus Covid-19 di dua kecamatan itu lebih tinggi dibanding kecamatan lainnya, serta sekolah SMP paling banyak berada di 2 kecamatan itu,” tegasnya.

Sementara itu Kepala BIN Daerah Sumatera Selatan Brigjen TNI Armansyah, S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sesuai arahan presiden BIN merupakan lini terdepan dalam upaya pencegahan dan deteksi dini dalam menghadapi ancaman dan kemaslahatan masyarakat.

“Vaksinasi massal Covid -19 untuk pelajar adalah upaya dalam melindungi generasi bangsa agar tidak mudah terpapar Covid -19 saat berada di sekolah atau di luar sekolah. Pada dasarnya Keselamatan Rakyat adalah Hukum Tertinggi ( Salus Populi Suprema Lex Esto ),”jelas Kepala BIN Sumsel.

Menurut Brigjend Armansyah berdasarkan arahan presiden, BIN bersama TNI dan Polri melaksanakan percepatan penanggulangan Covid-19.

“Untuk vaksinasi saat ini BIN Sumsel mendapat alokasi dari pemerintah sebanyak 10.000 vaksin dan di alokasikan untuk 3 kabupaten/kota, yaitu Kota Palembang, Kabupaten OKU dan Kabupaten Muba,” terang Brigjend Armnsyah.

Brigjend Armansyah berharap kegiatan vaksinasi yang dilakukan tersebut dapat memberikan nilai manfaat terutama dikalangan pelajar.

“Semoga dapat meningkatkan ketahanan tubuh terhadap virus Covid-19, sehingga menjadi kuat, dan tercipta Indonesian Sehat Indonesia Hebat,” tandasnya.

Sementara Plh Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, M.H., dalam sambutannya menyampaikan, terima kasih kepada BIN Sumsel yang telah membantu Kabupaten OKU atas pemberian dosis vaksin untuk para pelajar SMP, sehingga pelaksanaan vaksinasi massal secara serentak di 5 Sekolah SMP Negeri dan Swasta dapat terlaksana hari ini.

“Berkat kerja keras selama ini yang dilakukan dari semua Dinas terkait dan elemen masyarakat lainnya, kini Kabupaten OKU berada di Zona Kuning yang sebelumnya berada di Zona merah. Mulai 1 September 2021 Kabupaten OKU sudah memulai Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, semoga sekolah sekolah dapat selalu menerapkan Prokes sesuai himbauan dari Pemerintah agar kondisi sekarang ini akan tetap terjaga,”pesan Plh Bupati OKU.

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan