x

Bersama Petani, Dandim 1201 Mempawah Menanam Padi di Lokasi Oplah Purun Kecil

waktu baca 2 menit
Kamis, 11 Jul 2024 18:47 0 32 Nugroho Tyo

MEMPAWAH- Dandim 1201/Mempawah di undang oleh kelompok tani di daerah Purun kecil menanam padi bersama para petani sebagai langkah percepatan mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan di wilayah Kabupaten Mempawah serta merupakan komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat gotong-royong dan kerja keras.

Letkol Inf Benu Supriyantoko, S.H., mengungkapkan bahwa langkah yang dilakukannya merupakan upaya untuk memberikan contoh dan memotivasi warga mempawah agar lebih giat dalam mengembangkan pertanian khususnya tanaman padi.

“Penanaman padi ini merupakan langkah yang sangat bagus untuk memotivasi petani dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten mempawah” ujarnya.

Dandim menekankan pentingnya kemauan dan niat yang kuat dalam mengembangkan pertanian padi. Dandim optimis bahwa dengan kerja keras, doa, tercukupinya air dan pupuk panen tahun ini akan melimpah.

Dandim juga berharap bahwa inisiatif ini dapat menjadi pemicu bagi pengembangan pertanian di Kabupaten Mempawah. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ini demi terwujudnya ketahanan dan kemandirian pangan.

Sementara itu, Kepala Dusun Purun Kecil Juanda Zakaria yang juga sebagai petani mengatakan, dirinya sangat bersyukur dengan adanya program optimalisasi di wilayahnya karena berkat Oplah rawa tersebut, para petani dapat menanam padi kembali setelah beberapa tahun lahannya tidak bisa di kerjakan karena genangan air yang terus membanjiri lahan tanam akibat saluran irigasinya tertutup lumpur dan air tidak bisa mengalir ke sungai.

“Saya mewakili para petani di desa purun, sangat berterimakasih kepada Kodim 1201/Mph dan Dinas Pertanian Mempawah atas terlaksananya program optimasi irigasi lahan para petani disini. Program ini sangat berdampak positif bagi kami, karena sebelumya, selama beberapa tahun lahan kami tidak bisa digunakan akibat genangan air yang tinggi,” singkat Pak Juanda Zakaria.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stik Famika Makassar
LAINNYA
x
x