News  

Beredar Video Remaja yang Mengaku Pemeran Pria “Jangko Kasi Nyala Blitz-nya”

Sebuah video diposting akun gosip di instagram, @mak_lamis.

Dalam video yang diposting 2 jam lalu itu, seorang remaja pria memperkenalkan namanya sebagai Muhammad Bangkis. Dia mengaku sebagai pemeran pria dalam video mesum, “Jangko Kasi Nyala Blitz-nya” yang lagi viral tersebut.


“Nama saya Muhammad Bangkis. Saya mengklarifikasi soal video berjudul, ‘Jangko Kasi Nyala Blitz-nya’, mohon jangan disebar lagi, karena saya sudah bertanggung jawab dan siap menikahi wanita itu,” ucapnya dalam video tersebut.

Beberapa follower @mak_lamis meragukan kalau remaja itu betul-betul pelakunya. Itu setelah melihat ekspresi remaja itu yang seperti main-main. Yang lainnya menimpali, kalau remaja itu terlihat tak ada malunya.

Akun @rapnstr menulis, “Itu bukan dia kali wkwk apa itu emg dia wkwk.”

Akun @hanifa.hunnay menulis, “@rapnstr kayanya bukan deh mba, beda bgt. Kyknya ini dia cuman bercanda aja.”

Akun @leejungshinlov menulis, “@rapnstr iya ya mbak, ngomongnya kek org lagi ngeledek dan gak serius ekspresinya.”

Akun @rapnstr menulis, “@leejungshinlov iya makanya kalo emg itu dia pasti gabisa kayak santai gitu ngomongnya. Wkkwkw.”

Akun @septiana_rachma menulis, “@rapnstr iya deh,masa gak ada malu2nya bgt ekspresinya.

Sebelumnya, sebuah video mesum “Jangko Kasi Nyala Blitz-nya” beredar di media sosial. Video itu menunjukkan seorang wanita berjas almamater biru, direkam saat mesum oleh pasangan prianya.

Dia lalu meminta kepada pasangannya untuk tidak menyalakan blitz-nya.

Aparat kepolisian mengatakan, kedua pasangan itu adalah siswa salah satu SMK di Bulukumba.

Polisi sudah mendatangi sekolah tersebut, dan membenarkan kalau kedua pemeran itu adalah siswanya. Keduanya sudah dikeluarkan dari sekolah.

Kasat Reksrim Polres Bulukumba, AKP Berry Juana mengatakan, video itu disebar pemeran pria berinisial AM, yang saat ini masih dalam pencarian.

Video itu direkam awal 2019 lalu, dan tersebar pada April 2019. Saat itu AM sudah menyebarkan ke beberapa temannya, sebelum pihak sekolah menjaring ponsel AM dalam razia dan menemukan video tersebut.