Berdasarkan data dari Sub Devisi pencegahan Gugus Tugas Percepatan Covid-19 

200729211245 kasus positif covid 19 di garut bertambah seiring jumlah pemeriksaan spesimen semakin banyak

Liputan4.com. – Garut – Pada hari kamis tanggal 22 Oktober 2020 pukul 21.30 Wib, Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 melakukan skrining masif sebanyak 206, dilakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel swab;

Telah melakukan tracing dan tracking pada kontak erat KC-339 di Kecamatan Karangpawitan sebanyak 89 orang, pada kontak erat KC-401 dan KC-402 di Kecamatan Tarogong Kaler sebanyak 7 orang, pada kontak erat KC-278, KC-279 dan KC-332 di Kecamatan Cibalong sebanyak 14 orang, pada kontak erat KC-396 di Kecamatan Samarang sebanyak 18 orang, dan pada kontak erat KC-354 di Kecamatan Bayongbong sebanyak 1 orang, serta pada kontak erat kasus konfirmasi positif Covid-19 asal Kota Bekasi di Kecamatan Pangatikan sebanyak 27 orang, dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab;

Terdapat penambahan laporan kasus Suspek Covid-19 sebanyak 13 orang, yaitu 2 orang dari Kecamatan Karangpawitan, 1 orang dari Kecamatan Tarogong Kidul, 1 orang dari Kecamatan Banyuresmi, 2 orang dari Kecamatan Leuwigoong, 1 orang dari Kecamatan Cilawu, 1 orang dari Kecamatan Sukaresmi, 1 orang dari Kecamatan Pamulihan, dan 4 orang dari Kecamatan Limbangan (4 orang diantaranya sedang proses perawatan di RSUD. dr. Slamet Garut);

Menindaklanjuti hasil testing, tracing dan tracking, maka hari ini berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR Laboratorium RSUD. dr. Slamet Garut pada sampel sebanyak 722, ditemukan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 20 orang, yaitu terdiri dari. 

Kecamatan Limbangan,
Laki-laki (KC-445) usia 47 tahun;
Perempuan (KC-449) usia 58 tahun;
Perempuan (KC-455) usia 52 tahun;
Perempuan (KC-456) usia 20 tahun;
Perempuan (KC-457) usia 25 tahun;
Perempuan (KC-460) usia 22 tahun;
Perempuan (KC-461) usia 30 tahun;
Perempuan (KC-462) usia 13 tahun;

Kecamatan Tarogong Kidul.
Perempuan (KC-459) usia 46 tahun. 
Laki-laki (KC-463) usia 29 tahun.

Kecamatan Pasirwangi.
Laki-laki (KC-444) usia 30 tahun.
Laki-laki (KC-446) usia 48 tahun.

Kecamatan Sukaresmi.
Laki-laki (KC-451) usia 69 tahun. 
Laki-laki (KC-452) usia 35 tahun.

Kecamatan Wanaraja, Perempuan (KC-447) usia 25 tahun.

Kecamatan Garut Kota, perempuan (KC-448) usia 31 tahun. 

Kecamatan Singajaya, perempuan (KC-453) usia 18 tahun.

Kecamatan Sukawening, laki-laki (KC-454) usia 48 tahun; Kecamatan Bayongbong, laki-laki (KC-458) usia 22 tahun. 

Kecamatan Tarogong Kaler, laki-laki (KC-464) usia 25 tahun.
Selain itu terdapat pula penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 lainnya sebanyak 2 orang yang merupakan hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain, yaitu laki-laki (KC-443) usia 21 tahun dari Kecamatan Cilawu, dan laki-laki (KC-450) usia 26 tahun dari Kecamatan Cibatu.

Kasus konfirmasi positif Covid-19 telah selesai pemantauan (isolasi) bertambah sebanyak 6 orang, yaitu terdiri dari. 

Kecamatan Garut Kota.
Laki-laki (KC-304) usia 28 tahun. 
Laki-laki (KC-311) usia 11 tahun. Kecamatan Limbangan. 
Perempuan (KC-306) usia 22 tahun. 
Laki-laki (KC-310) usia 17 tahun;
Kecamatan Cilawu. laki-laki (KC-303) usia 66 tahun. 

Kecamatan Samarang. laki-laki (KC-308) usia 19 tahun

Adapun total kasus Covid-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable dan Konfirmasi +) sampai hari ini sebanyak 10395 kasus, terdiri dari.

Kontak Erat. 6767 orang, (1406 Kasus isolasi mandiri dan 5361 Kasus discarded/selesai pemantauan);

Suspek. 3.164 kasus (56 Kasus isolasi mandiri, 8 Kasus Isolasi RS/perawatan, 3062 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 38 Kasus meninggal).

Probable: 0 kasus.

Konfirmasi +  464 kasus, (0 Kasus isolasi mandiri, 164 Kasus isolasi RS/perawatan, 285 Kasus sembuh dan 15 Kasus meninggal). 

Ancaman penularan virus Covid-19 di keluarga (klaster keluarga) semakin meningkat. Klaster keluarga ini merupakan penularan virus dari salah satu anggota keluarga pada anggota keluarga yang lainnya. Oleh karena itu, upaya pencegahan menjadi sangat penting, dengan menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan di dalam keluarga itu sendiri. Upaya pencegahan penularan virus (klaster keluarga) bertujuan mengurangi risiko penularan, melalui tetap memakai masker di rumah, terapkan etika batuk dan bersin, cuci tangan, makan bergizi seimbang, istirahat yang cukup serta kelola stres.

PenulisBro Tommy

Dilansir:Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab. Garut

Print Friendly, PDF & Email
KONTEN SPONSOR

Leave a Reply