PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

Beras Hasil Sumbangan Dari ASN di Sumenep Disalurkan Kepada Masyarakat Yang Terdampak PPKM Darurat

Pewarta: Syarif Hidayat Topik: Pemerintahan
  • Bagikan
Beras Hasil Sumbangan Dari ASN di Sumenep Disalurkan Kepada Masyarakat Yang Terdampak PPKM Darurat

Liputan4.com, Sumenep – Sebanyak 18 ton lebih beras hasil sumbangan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur disalurkan kepada masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam upaya membantu mengurangi beban hidup masyarakat yang terdampak kebijakan PPKM, mengajak para ASN untuk berempati memberikan bantuan beras,” kata Nyai Hj. Dewi Khalifah, Wakil Bupati Sumenep saat menyerahkan secara simbolis bantuan kepada penerima, Jumat (30/7/2021).

Bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang tidak menerima bantuan sosial Covid-19 seperti dari Dinas Sosial, TNI dan Polisi, di antaranya penyandang disabilitas, para anak yatim, pedagang kaki lima, pelaku UMKM, para sopir dan pondok pesantren di Kabupaten Sumenep.

“Bantuan sosial berupa beras dari ASN di kecamatan dilakukan oleh Camat di wilayah kerja masing-masing,” jelasnya.

Terlaksananya bantuan beras dari ASN di lingkungan Kabupaten Sumenep, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah memberikan bantuan beras, karena menjadi indikasi aktif bahwa mereka sangat berempati kepada masyarakat yang terdampak kebijakan PPKM di daerah.

“Mudah-mudahan, bantuan beras ini dalam pendistribusiannya tepat sasaran untuk mengurangi beban hidup masyarakat terdampak COVID-19 di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Selanjutnya, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Abd. Rahman Riadi mengungkapkan saat ditempat yang sama, pengumpulan beras gotong royong ASN sebanyak 18.244 kilogram, rinciannya pejabat eselon II sebanyak 1.300 kilogram, pejabat eselon III 3.300 kilogram, pejabat eselon IV sebanyak 3.755 kilogram, staf ASN sebanyak 7.878 kilogram dan non ASN sebanyak 499 kilogram serta partisipasi pihak ketiga sebanyak 1.550 kilogram.

“Sebanyak 18.244 kilogram beras itu tidak termasuk pengumpulan beras dari ASN kecamatan se-Kabupaten Sumenep, karena pengumpulan dan penyaluran bantuan beras setiap kecamatan dilakukan oleh camat masing-masing di wilayahnya,” tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan