PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

Bentuk Kelompok Sadar Wisata, , Mahasiswa KKN Tematik Gelar Sosialisasi Di Oku Selatan

Pewarta: Willy Apriandi Topik: Pendidikan, Sumatera Selatan
  • Bagikan
Bentuk Kelompok Sadar Wisata, , Mahasiswa KKN Tematik Gelar Sosialisasi Di Oku Selatan

Oku  Selatan Liputan 4 Com . Sektor pariwisata merupakan sektor yang berpotensi untuk mensejahterakan dan mengangkat kelebihan yang ada di suatu daerah. Setiap daerah memiliki karakteristik alam yang berbeda sehingga dapat menjadi potensi jika dikelola dengan baik. Selasa (24-08-2021).

Pembangunan kepariwisataan merupakan lintas sectoral, suksesnya pembangunan pariwisata sangat ditentukan oleh adanya dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh lapiran masyarakat, baik akademisi, pemerintah, pihak swasta maupun pihak masyarakat lainnya.

Sejalan dengan itu Kepala Dinas Pariwisata kabupaten OKU Selatan, Darmawan.,SE.,MSI melalui Sekretaris Dinas Pariwisata Koni Romli, SE, mengungkapkan dibentuknya kelompok sadar wisata Pokdarwis diharapkan nantinya mampu menjadi penggerak utama masyarakat dalam mendukung kebijakan pengembangan kepariwisataan di Kabupaten OKU Selatan.

“Hal itu bertujuan meningkatkan kesejahteraan umum”,jelas Koni pada saat menjadi salah satu pemateri sosialisasi kelompok sadar wisata yang diadakan oleh mahasiswa KKN Tematik Universitas Bina Darma yang berlangsung di kecamatan Banding Agung (20-08-2021) beberapa waktu lalu.

Selain itu Koni Ramli juga menyambuta baik program-program yang dilakukan oleh pihakn KKN Tematik UBD, salah satunya mensosialisasikan tentang pentingnya kelompok sadar wisata di kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kebudayaan Kabupaten OKU Selatan ini juga mengatakan perlunya pemanfaatan potensi yang telah ada di daerah, untuk kemudian dikembangkan sesuai dengan kreativitas masyarakat setempat dan pentingnya memahami 7 unsur dalam sapta pesona.

“Adapun tujuh unsur tersebut yakni, Kemanan, Ketertiban, Kebersihan, Kesejukan, Keindahan, Keramahan, dan Kenangan”,jelasnya

Lebih lanjut Ia mengatakan hal itu sangatlah penting untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat agar dapat mendorong perkembangan wisata di daerah.

“Jika ke-7 unsur ini dapat dipenuhi masyarakat di daerah potensi wisata, maka wisatawan akan senang bahkan akan kembali lagi ke lokasi itu. Dan bagi desa juga penting untuk di bentuknya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai penanggung jawab pengembangan potensi-potensi yang ada di Desa”,pungkasnya.

Sementara itu Dr Desy Misnawati., M.Ikom selaku Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UBD mengatakan Pokdarwis sebagai suatu institusi lokal memiliki potensi sebagai lembaga sosial yang dapat mendukung kegiatan perekonomian dengan melibatkan masyarakat lokal secara aktif.

“Hubungan nyata dan komunikasi partisipatif yang dimiliki antara Pokdarwis dan masyarakat lokal dapat menumbuhkan rasa ikut bertanggungjawab terhadap perekonomian lokal di desanya masing-masing melalui kepariwisataan desa”,terangnya

Adapun strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan dan mempertahankan daya tarik desa yang ada di kecamatan Banding Agung yakni bagai mana memberikan informasi wisata yang ada di kecamatan Banding Agung.

“Seperti Hospitality, manajemen pariwisata. Serta penginapan, dan lain sebagainya yang dapat menunjang kepariwisataan itu”,ungkapnya

Sedangkan, untuk paket wisata atau objek wisata yang dapat dikembangkan seperti membajak sawah, menanam padi, dan tracking di sekitar sawah.

“Mempertahankan daya tarik yang ada di dalam desa merupakan modal yang diperlukan untuk menjaga ciri khas dan potensi yang dimiliki desa wisata agar dapat menarik minat wisatawan”,pungkasnya.

Tak hanya itu menurut Mutia Ketua Pelaksana KKN T-GNRM dan ketua Prodi Psikologi UBD menyatakan Program sosialiasi Pokdarwis dilakukan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi menumbuhkan rasa tanggungjawab dan ikut memiliki dalam memanfaatkan fasilitas yang sudah dibangun oleh pemerintah daerah.

Dikatakan Mutia, Desa memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan untuk diangkat potensinya jika dilakukan dengan manajemen strategi yang baik agar dapat menjadi desa wisata.

“Berangkat dari informasi tersebut, KKN Tematik UBD ingin meningkatkan strategi pembangunan desa wisata yang ada di danau ranau, kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan”,jelasnya

Lebih lanjut Ia mengatakan setelah mahasiswa melakukan profiling desa, mahasiswa melakukan inditenfikasi dan pemetaan potensi wisata yang hasilnya nanti akan diserahkan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten OKU Selatan.

Dikatakannya juga, sosialisasi pengembangan desa wisata ini merupakan salah satu program kerja KKN Tematik UBD yang bertujuan untuk memberikan arahan agar menambah daya tarik desa yang ada di Kecamatan Banding Agung sehingga dapat mendatangkan banyak wisatawan dengan potensi-potensi yang dimiliki.

Adanya sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan pengetahuan masyarakat desa, mengenai strategi promosi desa wisata dan pemanfaatan barang bekas untuk meningkatkan nilai guna dalam berwirausaha di tengah pandemi Covid-19.

“Mengingat ditengah krisis akibat pandemi ini mau tidak mau masyarakat harus bisa beradaptasi dengan banyaknya perubahan yang terjadi, salah satunya dalam berwirausaha”, pungkasnya

Kegiatan sosialisasi strategi pengembangan desa wisata yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Tematik Universitas Binadarma ini dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Acara juga dihadari langsung oleh Adi Saputra.,SH, Camat Banding Agung Adi dan Sekretaris Dinas Pariwisata Kebudayaan Kabupaten OKU Selatan, Koni Romli sekaligus menjadi pemateri dalam acara itu. (Red)

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan