Bekasi Miliki Ojek Daring Berbasis Syar’i

BABELAN – KABUPATEN BEKASI Minggu, 6/10/2019. Teknologi Online semakin banyak di Gemari masyarakat indonesia, Ojol atau Ojek Online hadir di tengah masyarakat Bekasi dengan berbasis Syariah Berlandaskan Al-quran dan As-syunah. Dengan diluncurkannya Shareline di Bekasi, dan akan segera hadir di seluruh indonesia, PT. Shari Teknologi indonesia berdiri 15 September 2019, yang berkantor Di Perumahan Taman Kebalen kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi.   "Alhamdulillah kita sudah membuka pendaftaran untuk para Driver Motor Ojek Online Syariah mendaftarkan kemaren mendaftarkan kemarin untuk para driver ojek online teknoklogi indonesia. Alhamdulillah hari ini Kita sukses Peluncuran Perdana di Wilayah bekasi dan hari ini kita launching dihadiri Oleh Camat Babelan serta ketua Yayasan KH.Syafruddin Lubis. kami berorentasi Teknologi moderen sebagai salah satu wujud untuk teknologi yang bernuansa syaria berlandasan Al-quran dan As-Syunah. dimana kita agar para pengusaha muda bisa terus berkarya untuk selalu berinovasi demi kemajuan umat serta saling bersillaturahim satu dengan yang lainnya. Kita jangan sampai tertinggal dengan negara lain seperti malaysia dan singapur yang lebih dulu memulai seperti ini". Papar Lukman Hakim.   Lebih Lanjut Lukman, yang juga Direktur menjelaskan, Ojok yang didirikannya memang berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya, ketika waktu shalat, aplikasinya behenti selama 10 menit, kemudian normal kembali setelahnya. Selain itu Lukman menjelaskan akan memberikan fasilitas kesehatan bagi para drivernya, sehingga para crew drivernya nanti dapat secara rutin memeriksakan kesehatanya.   "Kita memiliki perbedaan dengan Ojek Online yang lain. Salah satunya disaat suara Azan berkumandang Otomatis Aplikasi kita mati hingga 10 menit setelah itu kembali normal kembali,bagi  mereka yang di dalam berjalanan normal saja. Dan kita akan berikan untuk para driver jaminan kesehatan. Alhamdulillah, Bekasi kita jadikan Pusat Ojek Online Syariah. Kemaren kita sudah 30 orang yang sudah mendaftar Ojek Online Syariah Shareline. Tadi juga sudah kita lihat untuk simulasi antara penumpang atau Order dengan Driver atau pengemudi Shareline. Ojol syariah ini bedanya yang laki-laki dengan laki -laki sebaliknya yang perempuan dengan sesama jenis. Kalau berbeda jenis dalam kata islam bukan Muhrim atau bukan mahromnya. Harapan saya agar masyarakat bekasi segera gunakan Ojek Online Syariah yaitu Shareline,agar ukhuwah islamiah kita kuat dan terjaga". Ungkapnya   Camat Babelan dalam sambutannya menyampaikan, Untuk Ojek online berbasis syar'i, yang paling utama saya tekankan adalah pembinaan para pengemudi, dan lalu lintas di motornya agar itu bisa mencontohkan seorang pribadi yang memiliki karakter yang syar'i. Semisal mentaati peraturan lalu lintas dan tidak mengemudi secara ugal-ugalan dijalan.   "saya sebagai Camat bebelan sangat perapreasi  dengan sop evening ini mudah-mudah kedepanya, akan menjadi perusaan yang besar yang saya sampaikan tadi terutama prilaku pengemudi di jalan, tolong perlihatkan bahwa ini beda yang lainya itu karena syar'i jadi prilaku yang syar'i terutama lebih santun dan tidak ngebut-ngebutan, ada terjadi sesuatu dijalan bisa di selesaikan dengan cara-cara yang santun, mentaati peraturan lalu lintas, jangan ngebut-ngebutan dan jujur, ini bagus dan Semoga menjadi peluang untuk menjaring tenaga kerja. tpi saya sampaikan mereka jika nanti sudah mulai mengaspal di jalan raya pelatihan harus dikedepankan, ojek syar'i ini benar-benar syar'i yang memberikan rasa nyaman pada penumpang, dan nyaman pejalan kaki juga”. Tegas, Camat Babelan.   Ustadz Nur ali Barda menyampaikan, Ojek syar'i merupakan suatu keberhasilan putra bekasi dalam menciptakan sebuah karya, semoga ini merupakan sebuah jalan yang berkah, dan semoga kedepan akan banyak teknologi dan perusahaan yang berbasis Islam dan tanpa riba sehingga bisa betul-betul membantu umat islam.   "Alhamdulillah ini merupakan sebuah jawaban atas tantangan jaman, kita selama kita ini di tantang dengan beragam macam aplikasi dan alhamdulillah umat islam di indonesia wabil khusus di Bekasi sudah menjawab tantangan ini, bukan cuma mereka yang punya aplikasi online, tapi kita juga bisa dan insyaallah lebih berkah. kita ingin lebih memakmurkan masyarakat muslim, dahulu seperti apa yang sudah di lakukan teman-teman melayu bay muslim ves dahulukan yang muslim dalam hal segala muamala kita hijrah, kalau yang belum masuk ke bank syria, maka masuk ke bank syria dan yang belum aplikasi online syar'i ya masuk, insya allah kita juga akan ada buka lapak, tapi yang syar'i yang produk-produk muslim. tentunya dalam hal ini kita gandeng tokoh tokoh ulama wabil khusus para mufti dari MUI dan sebagainya untuk syariatnya, seperti yang kita lakukan ini, di syriatkan tidak, klau tidak di syriatkan kita tolak. say no tu RIBA, ” Ucap,Ustat Nur Ali Barda.   Liputan : Yakub Editor : D                

BABELAN – KABUPATEN BEKASI

Minggu, 6/10/2019. Teknologi Online semakin banyak di Gemari masyarakat indonesia, Ojol atau Ojek Online hadir di tengah masyarakat Bekasi dengan berbasis Syariah Berlandaskan Al-quran dan As-syunah. Dengan diluncurkannya Shareline di Bekasi, dan akan segera hadir di seluruh indonesia, PT. Shari Teknologi indonesia berdiri 15 September 2019, yang berkantor Di Perumahan Taman Kebalen kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi.

 

“Alhamdulillah kita sudah membuka pendaftaran untuk para Driver Motor Ojek Online Syariah mendaftarkan kemaren mendaftarkan kemarin untuk para driver ojek online teknoklogi indonesia. Alhamdulillah hari ini Kita sukses Peluncuran Perdana di Wilayah bekasi dan hari ini kita launching dihadiri Oleh Camat Babelan serta ketua Yayasan KH.Syafruddin Lubis.

kami berorentasi Teknologi moderen sebagai salah satu wujud untuk teknologi yang bernuansa syaria berlandasan Al-quran dan As-Syunah. dimana kita agar para pengusaha muda bisa terus berkarya untuk selalu berinovasi demi kemajuan umat serta saling bersillaturahim satu dengan yang lainnya. Kita jangan sampai tertinggal dengan negara lain seperti malaysia dan singapur yang lebih dulu memulai seperti ini”. Papar Lukman Hakim.

 

Lebih Lanjut Lukman, yang juga Direktur menjelaskan, Ojok yang didirikannya memang berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya, ketika waktu shalat, aplikasinya behenti selama 10 menit, kemudian normal kembali setelahnya. Selain itu Lukman menjelaskan akan memberikan fasilitas kesehatan bagi para drivernya, sehingga para crew drivernya nanti dapat secara rutin memeriksakan kesehatanya.

 

“Kita memiliki perbedaan dengan Ojek Online yang lain. Salah satunya disaat suara Azan berkumandang Otomatis Aplikasi kita mati hingga 10 menit setelah itu kembali normal kembali,bagi  mereka yang di dalam berjalanan normal saja. Dan kita akan berikan untuk para driver jaminan kesehatan.

Alhamdulillah, Bekasi kita jadikan Pusat Ojek Online Syariah. Kemaren kita sudah 30 orang yang sudah mendaftar Ojek Online Syariah Shareline. Tadi juga sudah kita lihat untuk simulasi antara penumpang atau Order dengan Driver atau pengemudi Shareline. Ojol syariah ini bedanya yang laki-laki dengan laki -laki sebaliknya yang perempuan dengan sesama jenis. Kalau berbeda jenis dalam kata islam bukan Muhrim atau bukan mahromnya. Harapan saya agar masyarakat bekasi segera gunakan Ojek Online Syariah yaitu Shareline,agar ukhuwah islamiah kita kuat dan terjaga”. Ungkapnya

 

Camat Babelan dalam sambutannya menyampaikan, Untuk Ojek online berbasis syar’i, yang paling utama saya tekankan adalah pembinaan para pengemudi, dan lalu lintas di motornya agar itu bisa mencontohkan seorang pribadi yang memiliki karakter yang syar’i. Semisal mentaati peraturan lalu lintas dan tidak mengemudi secara ugal-ugalan dijalan.

 

“saya sebagai Camat bebelan sangat perapreasi  dengan sop evening ini mudah-mudah kedepanya, akan menjadi perusaan yang besar yang saya sampaikan tadi terutama prilaku pengemudi di jalan, tolong perlihatkan bahwa ini beda yang lainya itu karena syar’i jadi prilaku yang syar’i terutama lebih santun dan tidak ngebut-ngebutan, ada terjadi sesuatu dijalan bisa di selesaikan dengan cara-cara yang santun, mentaati peraturan lalu lintas, jangan ngebut-ngebutan dan jujur, ini bagus dan Semoga menjadi peluang untuk menjaring tenaga kerja. tpi saya sampaikan mereka jika nanti sudah mulai mengaspal di jalan raya pelatihan harus dikedepankan, ojek syar’i ini benar-benar syar’i yang memberikan rasa nyaman pada penumpang, dan nyaman pejalan kaki juga”. Tegas, Camat Babelan.

 

Ustadz Nur ali Barda menyampaikan, Ojek syar’i merupakan suatu keberhasilan putra bekasi dalam menciptakan sebuah karya, semoga ini merupakan sebuah jalan yang berkah, dan semoga kedepan akan banyak teknologi dan perusahaan yang berbasis Islam dan tanpa riba sehingga bisa betul-betul membantu umat islam.

 

“Alhamdulillah ini merupakan sebuah jawaban atas tantangan jaman, kita selama kita ini di tantang dengan beragam macam aplikasi dan alhamdulillah umat islam di indonesia wabil khusus di Bekasi sudah menjawab tantangan ini, bukan cuma mereka yang punya aplikasi online, tapi kita juga bisa dan insyaallah lebih berkah. kita ingin lebih memakmurkan masyarakat muslim, dahulu seperti apa yang sudah di lakukan teman-teman melayu bay muslim ves dahulukan yang muslim dalam hal segala muamala kita hijrah, kalau yang belum masuk ke bank syria, maka masuk ke bank syria dan yang belum aplikasi online syar’i ya masuk, insya allah kita juga akan ada buka lapak, tapi yang syar’i yang produk-produk muslim. tentunya dalam hal ini kita gandeng tokoh tokoh ulama wabil khusus para mufti dari MUI dan sebagainya untuk syariatnya, seperti yang kita lakukan ini, di syriatkan tidak, klau tidak di syriatkan kita tolak. say no tu RIBA, ” Ucap,Ustat Nur Ali Barda.

 

Liputan : Yakub

Editor : D

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply