Bantaeng Mengagas “Desa Inklusi”

Bantaeng Mengagas &Quot;Desa Inklusi&Quot;

LIPUTAN4.COM, BANTAENG –  Bertajuk "Desa Inklusi" kini di gagas Bantaeng. Hal ini disampaikan oleh Bupati Bantaeng DR. H. Ilham Syah Azikin, M.Si dalam pembukaan sosialisasi petunjuk teknis penyusunan RKPDes & DU- RKPDes tahun 2021 pada tanggal 18 Agustus 2020 bertempat di ruang pola Kantor Bupati Bantaeng.

Ada hal berbeda dan istimewa yang didorong oleh pemerintah Kab. Bantaeng yakni mendorong perwujudan Desa Inklusi di seluruh Desa di Kab. Bantaeng sebanyak 46 Desa melalui Perencanaan pembagunan Desa.


"Yang berbeda dalam perencanaan pembangunan Desa kali ini adalah bahwa Desa Inklusi akan diwujudkan melalui pendalaman muatan dalam proses perencanaan serta mengintegrasikan semua forum perencanaan yang ada di Desa ke dalam sistem perencanaan pembangunan Desa", kata Bupati Muda Bantaeng.

Dia berkata, dipastikan musyawarah khusus perempuan, Lansia dan Disabilitas demikian pula musyawarah khusus anak yang akan dikawal oleh para penggiat dan pemerhati perempuan dan anak, jaringan disabilitas, Forum Anak Butta Toa (FABT), dan pihak lainnya.

Banyak pihak yang akan terlibat secara aktif dalam mengawal proses ini. Hal lain yang akan didorong pada proses ini adalah pelembagaan akuntabilitas sosial melalui penguatan peran BPD.

"Melihat antusiasme dan semangat para Kepala Desa dan Ketua BPD yang mengikuti sosialisasi ini, kami yakin Bantaeng akan semakin baik ke depannya",  urai PLT Kadis PMDPPA Kab. Bantaeng Harmoni, S.Sos, M.Si.

Lebih lanjut, kehadiran Juknis penyusunan RKPDesa dan DU-RKP yang inklusi ini tidak terlepas dari kontribusi berbagai pihak terutama Tim TA P3MD Kabupaten Bantaeng yang telah meluangkan waktu dan gagasannya selama proses penyusunan Juknis ini.

"Saya berharap dukungan para pihak tidak berhenti sampai disini namun bagaimana Juknis ini di aplikasikan di Desa membutuhkan pengawalan", tutup Ibu Kadis.

[zombify_post]