Angin Kencang Disertai Gelombang Tinggi Tenggelamkan 2 Kapal Nelayan di Nagekeo

Angin Kencang Disertai Gelombang Tinggi Tenggelamkan 2 Kapal Nelayan Di Nagekeo

Nagekeo, Liputan4.com- Angin kencang disertai gelombang tinggi yang menerjang  pesisir Pantai Utara pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengakibatkan dua kapal penangkap ikan, jenis Bagan, milik nelayan desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa Nagekeo, tenggelam Kamis (21/5) dini hari.

Cuandi salah seorang pemilik kapal naas tersebut mengatakan angin kencang yang disusul dengan gelombang laut dengan ketinggian sekitar 3 meter itu, terjadi sejak dua hari berturut-turut.
Dikatakanya gelombang tinggi menenggelamkan kapalnya sekitar pukul 04.00 Wita, saat pulang melaut.


"Setelah menambatkan jangkar kapal, tiba-tiba datang angin kencang dari arah Timur dan gelombang besar setinggi 3 meter, menghujam kapal miliknya" katanya.

Menurutnya, akibat kejadian itu, dirinya menelan menelan kerugian ratusan juta rupiah.

“Kapal itu saya beli tahun 2017 dan ukuran 7 GT. Kalau dihitung, diperkirakan saya rugi ratusan juta,” ujarnya.

Selain itu, Rudi warga Desa Nangadhero mengalami hal serupa. Kapal 5 GT Riski Ilahi miliknya tersebut, ikut tenggelam bersamaan dengan Kapal Cahaya Marwah milik Cuandi.

“Kapal saya juga tenggelam saat angin kencang dan gombang. Itu kapal satu-satunya untuk mencahari nafkah,”ungkapnya.

Katanya, selama ini dirinya dan teman-teman anak buah kapal (ABK) menggantungkan hidup di laut dengan kapal terssbut. Namun saat ini, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa.

“Untung saja kami semua selamat,” timpal Rudy. (Arjuna)

[zombify_post]