Alfredo Oematan: Keyakinan Menjadi Kunci Keberhasilan

KUPANG, LIPUTAN4 – AO Rider kini hadir menjadi salah satu platform penyedia jasa transportasi online di Indonesia. Aplikasi tersebut memiliki sistem kerja yang sama dengan aplikasi transportasi online lainnya seperti grab dan juga gojek.

Alfredo Oematan, sosok pria yang berpenampilan sederhana, menjadi otak dibalik pengembangan platform yang dibuat oleh anak-anak Nusa Tenggara Timur (NTT).


Menurut Alfredo, keyakinan akan apa yang dilakukan serta fokus pada target dan sikap pantang menyerah menjadi kunci kesuksesannya sampai saat ini.

“Banyak orang yang tidak percaya dengan gagasan saya bahkan ada beberapa anak pejabat yang saya ajak join meninggalkan saya karena menilai saya akan gagal”, ujar Alfredo saat ditemui di kantornya yang berada di Kelurahan Oesapa Selatan,Kota Kupang, Rabu (26/2/2020).

Alfredo mengakui, tidak sedikit rekan yang diajak kerja sama meninggalkannya dan menilai idenya sebagai sesuatu yang tidak mungkin berhasil. Latar belakang pendidikannya yang hanya sebatas SMA menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi juga.

“Tapi saya orang yang tidak terlalu peduli terhadap orang yang menilai saya negatif. Saya melihat apa yang akan saya capai dan saya yakin dengan kemampuan yang saya miliki bisa mewujudkan itu”, ujar pria kelahiran 29 April 1984 itu.

Alumni SD Inpres Tarus 1 itu mengisahkan, sebelum memutuskan membangun AO Rider, dirinya pernah bekerja pada anak perusahaan BUMN dan berkunjung ke beberapa negara. Alfredo memanfaatkan kesempatan tersebut membangun relasi dengan berbagai pihak yang menjadi salah satu kekuatannya menuju kesuksesan.

Hal serupa dilakukan oleh Alfredo sebelum membangun aplikasi AO Rider. Ia menjelaskan, ide pembuatan aplikasi tersebut sudah ada dalam pikirannya sejak empat tahun lalu. Namun Ia lebih memilih menjejali tim terlebih dahulu sebelum mengeksekusi ide tersebut.

Selama perjalanan empat tahun merupakan perjuangan panjang yang cukup melelahkan. Bahkan ada rekan kerja yang memilih keluar dari tim karena tidak yakin ide cemerlang tersebut dapat terwujud.

Kendati demikian, pria kelahiran Noelbaki, Kabupaten Kupang tersebut tetap sabar dan terus berusaha menjaga kekompakan tim untuk tetap solid menatap masa depan AO Rider.

Tantangan rupanya selalu ada bagi anak ketiga dari lima bersaudara pasangan Alm. Isak Oematan dan Naema Oematan-Sompu itu. Setelah aplikasi AO Rider dilaunching pada Oktober 2019, Ia harus menghadapi berbagai fitnah yang dibuat oleh orang-orang yang tidak menyukainya.

KULIAH GRATIS BEASISWA

Selain mengarang cerita-cerita yang tidak benar, Alfredo mengakui ada pihak yang berusaha melakukan orderan fiktif pada platform AO Rider. Kendati demikian, dirinya tidak marah apalagi membenci oknum tersebut.

” Saya orang Kristen. Saya belajar dari kisah Yesus Kristus bahwa seorang Nabi akan ditolak di negerinya sendiri. Namun saya tipe orng yang menyelesaikan masalah tanpa menciptakan masalah. Saya rangkul mereka (pelaku orderan fiktif), saya jelaskan baik-baik “, terang Alfredo.

Selain itu, masyarakat juga membandingkan aplikasi AO Rider dengan aplikasi transportasi online lainnya. Menurut Alfredo, masyarakat melakukan perbandingan dan mengatakan AO Rider masih punya banyak kelemahan.

Dengan tekad memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat dan juga ingin menunjukkan potensi anak-anak NTT kepada dunia, Alfredo meminta kolega-koleganya yang berada diluar negeri terutama di India untuk membantu penyempurnaan aplikasi AO Rider.

Lanjutnya, saat ini proses penyempurnaan sedang berlangsung dan ditargetkan Maret 2020, AO Rider dapat beroperasi lancar serta dipastikan akan menjadi platform multifungsi yang bisa melayani pembayaran tagihan listrik, air dan lain-lain. Juga bisa melayani jual beli pulsa.

Yang paling penting dalam penyempurnaan tersebut, lanjut Alfredo, AO Rider tidak hanya digunakan di Indonesia namun akan go internasional.

” Sementara ini teman-teman sedang melakukan proses uji coba dibeberapa negara Asia dan Eropa. Dan kita pastikan AO Rider bakal go internasional dan dikenal dimata dunia bukan hanya di Indonesia’, ujarnya.

Saat ini AO Rider masih pada tahap perkenalan dan promosi. Alfredo berharap tahun depan menjadi tahun yang sangat penting bagi AO Rider. Tahun dimana diharapkan AO Rider mulai menuai hasil yang sudah ditanam sejak empat tahun lalu.

AO Rider merupakan singkatan dari nama penggagasnya, Alfredo Oematan. Dirinya menerangkan, nama yang diberikan oleh orang tua punya makna besar, sehingga dirinya ingin agar namanya bisa menjadi branding yang dikenal di seluruh Indonesia bahkan dunia.

“AO itu singkatan dari nama saya Alfredo Oematan. Dan dibelakang saya itu ada driver yang menunjukan bahwa saya tidak bisa berjalan sendiri, ada orang-orang yang mendukung saya dibelakang. Ada tim yang sangat solid sebenarnya”, tutup Alfredo.