PPDB KOTA MEDAN 2022

Akibat Pertengkaran Mulut Dengan Suami, Istri Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri Didalam Kamar

Akibat Pertengkaran Mulut Dengan Suami, Istri Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri Didalam Kamar

 

Liputan4.com. Sumut.
PALAS-Seorang ibu rumah tangga berinsial ISS (25) warga Gunung Inten Desa Tambusai Barat, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu,mengakhiri hidupnya dengan gantung diri didalam kamar warung kopi kebun sawit milik Sudarmin.


Korban ditemukan warga sudah dalam posisi tergantung di dalam kamar warung kopi kebun sawit di Desa Sei Korang,Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang lawas (PALAS), Rabu 23/2/2022 sekira pukul 22.30 WIB.

Kapolres Padang lawas, AKBP Indra Yanitra Irawan.SIK.M.Si melalui Kapolsek Sosa,AKP Haposan Harahap didampingi Kanit Reskrim,Iptu Mhd.Taufik Siregar.SH Kamis 24/2/2022 membenarkan kejadian IRT gantung diri di Desa Sungai Korang, Kecamatan Hutaraja Tinggi.

Dikatakan, pihak Polsek Sosa menerima inforamasi dari Kepala Desa Sungai Korang adanya penemuan mayat gantung diri disebuah warung yang berada didalam kebun sawit milik Sudarmin.

“Mayat IRT tersebut sudah diturunkan dari gantungan dan sudah dibawa kerumah kediaman saudara suaminya di Gunung Inten Desa Tambusai, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu,” terangnya.

Kata kanit, mengetahui informasi tersebut, personil Polsek Sosa menghubungi petugas kesehatan Puskesmas Hutaraja Tinggi dan bersama-sama menuju rumah duka yang mayat perempuan tersebut diantarkan.

Sesampai di Gunung Inten Desa Tambusai menemukan mayat perempuan tersebut dan dilakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban oleh petugas kesehatan dr.Lely Suryani Hasibuan.

“Hasil pemeriksaan oleh petugas kesehatan Puskesmas Hutaraja Tinggi,Kabupaten Palas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.Penyebab kematian korban karena gantung diri,” ujar Taufik.

Pihak Polsek Sosa telah melakukan cek dan olah TKP dilokasi kejadian warung kopi kebun sawit milik Sudarmin.

Berdasarkan keterangan suami korban Parlindungan Hasibuan dan pemilik kebun,Sudarmin Hasibuan menjelaskan, pada Rabu 23/2/2022 sekira pukul 21.30 WIB, berawal dari korban bertengkar mulut dengan suami korban sehingga istrinya meninggalkan warung kopi tersebut.

Sekira pukul 22.00 WIB,korban datang lagi kewarung dan masuk kedalam kamar,lalu pemilik kebun Sudarmin Hasibuan memanggil korban untuk bertanya kenapa bertengkar.

Ia menambahkan, pada saat itu pemilik kebun sedang duduk bersama suami korban dan Dani (18) tukang muat buah kelapa sawit diwarung kopi kebun sawit tersebut. Karena korban tidak menjawab panggilan Sudarmin dan saat itu juga langsung membuka pintu kamar warung.

“Saat itu pemilik kebun,melihat korban ISS sudah dalam keadaan gantung diri dan selanjutnya menurunkan korban,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Sosa.

Atas permintaan keluarga korban, untuk dibawa kerumah duka di Gunung Inten Desa Tambusai karena pihak keluarga telah mengikhlaskan kematian korban.

“Pihak keluarga menolak mayat IRT tersebut untuk dilakukan autopsi dengan membuat surat penyataan penolakan,” pungkasnya.(Sbn)

Print Friendly, Pdf & Email